PW CABANG V : WUJUD KARYA BAKTI PRAMUKA BAGI MASYARAKAT

Tawangharjo (15/06/2014). Kwarcab 11 15 Grobogan menggelar Perkemahan Wirakarya Cabang V Tahun 2014. Kegiatan yang diselenggarakan mulai 15 s/d 19 Juni 2014 ini diselenggarakan di Desa Tarub Kecamatan Tawangharjo Kabupaten Grobogan. Perkemahan ini diikuti oleh pramuka penegak dari berbagai pangkalan SMA/SMK/MA dan Satuan Karya di Kabupaten Grobogan. Setiap pangkalan mengirimkan 1 sangga putra dan 1 sangga putri.

Pada kesempatan itu, Ka Mabicab yang diwakili oleh Kepala Dinas Pendidikan Drs. H. Karsono, M.Pd. membuka secara resmi kegiatan PW tersebut. Berbagai atraksi dan seni ditampilkan untuk memeriahkan kegiatan sekaligus menyuguhkan hiburan kepada masyarakat.

 
Pentas Seni Sendratasik dari Kontingen Pertihusada Kwarcab 11 15 Grobogan mengisi Pra Acara Pembukaan PW Cabang V di Lapangan Desa Tarub


Penyematan Atribut Pemerintahan Pada Aparatur Pemerintahan PW oleh Pembina Upacara

Dalam sambutannya Ka Mabicab menyampaikan bahwa Pramuka Penegak Pandega adalah kader penerus pemimpin bangsa, yang harus mampu bertanggungjawab terhadap dirinya sendiri, keluarga, masyarakat, bangsa dan negara melalui kegiatan tri bina yaitu Bina Diri, Bina Satuan dan Bina Masyarakat. Perkemahan Wirakarya merupakan kesempatan emas bagi anggota pramuka penegak dan pandega untuk mengimplementasikan konsep tri bina tersebut, dalam wujud karya bakti pramuka yang hasilnya dapat dirasakan masyarakat secara langsung.

Pada kesempatan lain, H. Sarwiyanto, S.Ag selaku Sekcab didampingi Ketua DKC Grobogan Nuri Hidayah menyampaikan rasa terima kasihnya kepada seluruh pramuka penegak dan pandega di Kwarcab Grobogan, yang telah berpartisipasi dalam kegiatan Perkemahan Wirakarya ini. Selain menjadi wadah pertemuan pramuka guna membaktikan diri ke masyarakat, kegiatan ini juga akan diisi dengan pentas seni Sendratasik (Seni Drama Tari Klasik), wisata religi ke Makam Ki Ageng Tarub, Ki Ageng Selo, dan Ki Ageng Bondan Kejawan, dengan harapan generasi muda dapat mengenal leluhur masyarakat Jawa dan tidak boleh meninggalkan budaya leluhur serta harus melestarikannya. (Humas Kwarcab Grobogan)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

KWARCAB GROBOGAN TERIMA PENGHARGAAN BIDANG ABDIMAS HUMAS