Kamis, 10 September 2026

Sukses Lintasi 7 Kwarran, Kwarcab Grobogan Sabet Juara 3 Aspek Penyelenggaraan Estafet Tunas Kelapa Kwarda Jateng 2026

Semarak prestasi Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Grobogan semakin lengkap pada ajang Peringatan Hari Pramuka Kwarda Jawa Tengah Tahun 2026. Dalam kegiatan bergengsi tersebut, Kwarcab Grobogan sukses menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih Juara 3 pada Aspek Penyelenggaraan Kegiatan Estafet Tunas Kelapa (ETK) Tingkat Kwartir Daerah Jawa Tengah. Pengumuman resmi hasil penilaian serta penyerahan trofi kejuaraan diserahkan langsung di hadapan ribuan peserta pada Upacara Peringatan Hari Pramuka di GOR Satria, Banyumas, pada hari Kamis (10-09-2026,). Dalam upacara tersebut selaku pembina upacara adalah Kakak Mayjend (Purn) Widagdo Hendro Sukoco (Waka Kwartir Nasional Gerakan Pramuka bidang Bela Negara, Mental, Dan Spiritual. Dalam amanatnya disampaikan bahwa Estafet Tunas Kelapa bukan sekedar perjalanan simbolik, akan tetapi merupakan estafet nilai, estafet semangat dan estafet pengabdian dari generasi sekarang ke generasi berikutnya.

Capaian prestisius ini merupakan buah manis dari kesuksesan kirab pasukan ETK di wilayah Kwartir Cabang Grobogan yang berlangsung meriah pada tanggal 1–2 September 2026 lalu. Menempuh puluhan kilometer rute kirab, pasukan estafet berhasil melintasi tujuh kwartir ranting (kwarran) secara beranting, terorganisasi, dan penuh semangat, meliputi Kwarran Gabus yang menerima dari Kwarcab Blora, dilanjutkan ke Kwarran Kradenan, Pulokulon, Purwodadi, Penawangan, Karangrayung, hingga perbatasan Godong untuk diestafetkan ke Kwartir Cabang Demak.

Dewan juri Kwarda Jateng menilai kesempurnaan teknis dan manajemen pelaksanaan kegiatan secara ketat, di mana Kwarcab Grobogan unggul pada aspek penyelenggaraan. Penilaian tersebut mencakup ketepatan waktu etape, koordinasi jalur dan keprotokoleran, partisipasi aktif ribuan anggota Pramuka di setiap pangkalan, hingga antusiasme sambutan masyarakat dan aksi sosial yang mengiringi sepanjang rute perjalanan.

Penghargaan ini menjadi wujud nyata kerja keras, soliditas panitia, serta kolaborasi harmonis seluruh jajaran Kwarcab Grobogan bersama pemerintah daerah dan masyarakat setempat.

Kakak Lusia Indah Arthani selaku Waka Humas dan Informatika Kwarcab Grobogan sangat mengapresiasi seluruh komponen atas capaian prestasi yg diraih. Beliau juga berpesan untuk tetap mempersiapkan diri, berbenah agar menjadi lebih baik kedepan. 

Raihan Juara 3 tingkat kwarda ini kian menegaskan komitmen Kwarcab Grobogan dalam menjaga marwah tradisi kepramukaan Jawa Tengah, sekaligus memperkokoh semangat persaudaraan dan baktinya bagi masyarakat luas.

Inovasi "SiDig" Antarkan Kwarcab Grobogan Raih Juara 1 Pembina Gudep Berprestasi Kwarda Jateng 2026

BANYUMAS — Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Grobogan berhasil menorehkan prestasi gemilang di tingkat provinsi Jawa Tengah. Ahmad Kusaini, pembina Pramuka dari Gugus Depan 14-059 pangkalan SD Negeri 2 Mangin, Kwartir Ranting Karangrayung, sukses menyabet gelar Juara 1 Pembina Gugus Depan Berprestasi Kategori Pembina Siaga pada ajang Lomba Pembina Gudep Berprestasi Kwarda Jawa Tengah Tahun 2026. 

Hasil membanggakan tersebut diumumkan secara resmi dan khidmat di hadapan ribuan insan pramuka saat Upacara Peringatan Hari Pramuka Kwarda Jateng yang diselenggarakan di GOR Satria, Banyumas, pada hari Kamis (10-09-2026). Penyerahan trophy dan piagam kejuaraan diserahkan langsung oleh Kakak Mayjend (Purn) Widagdo Hendro Sukoco selaku Waka Kwartir Nasional Gerakan Pramuka bidang Bela Negara, Mental, Dan Spiritual. Raihan membanggakan ini berakar dari keunggulan karya best practice yang diusungnya, yakni "Optimalisasi SiDig (Siaga Digital) dalam Meningkatkan Minat Peserta Didik Mengikuti Kegiatan Kepramukaan dan Pencapaian SKU, SKK serta SPG di Gugusdepan SDN 2 Mangin". Melalui platform inovatif SiDig, metode latihan kepramukaan golongan Siaga dikemas secara adaptif dan interaktif berbasis digital, terbukti efektif mendongkrak antusiasme peserta didik sekaligus mempercepat pencapaian Syarat Kecakapan Umum (SKU), Syarat Kecakapan Khusus (SKK), hingga Pramuka Garuda (SPG).

Prestasi puncak tersebut diraih setelah melalui rangkaian seleksi berjenjang dan kompetitif dari para dewan juri Kwarda Jateng. Berawal dari seleksi penyisihan berkas portofolio pengabdian serta naskah ilmiah, Ahmad Kusaini berhasil menembus babak final tiga besar, sebelum akhirnya membuktikan keunggulan mutlak melalui rentetan tes tertulis wawasan kepramukaan, presentasi best practice, wawancara mendalam, serta verifikasi faktual portofolio.

Kemenangan ini menjadi bukti nyata dedikasi pembina pangkalan SDN 2 Mangin dalam menjawab tantangan zaman sekaligus mengharumkan nama Kwarcab Grobogan di kancah daerah. Penganugerahan juara di momentum Peringatan Hari Pramuka tingkat Jawa Tengah ini diharapkan menjadi pemantik inspirasi bagi seluruh pembina satuan di Grobogan untuk terus berinovasi, memperkuat tata kelola gugus depan, dan mencetak tunas bangsa yang tangguh serta berkarakter unggul.

Senin, 07 September 2026

LCT Pramuka Kwarcab Grobogan Matangkan Persiapan Melalui Koordinasi Bersama Pembina

Purwodadi, 4 September 2026. Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Grobogan menggelar rapat koordinasi pelaksanaan Lomba Cerdas Tangkas (LCT) Pramuka Tingkat Kwarcab Grobogan di Aula Kwarcab Grobogan. Kegiatan ini diikuti oleh 57 pembina utusan dari 19 Kwartir Ranting (Kwarran) se-Kwarcab Grobogan sebagai langkah awal menyatukan persepsi dan memantapkan persiapan pelaksanaan LCT tahun 2026.

Dalam arahannya, Sekretaris Kwarcab Grobogan, Kak Suyitno, menegaskan bahwa koordinasi yang baik menjadi kunci sukses penyelenggaraan LCT. "Perlu adanya koordinasi yang baik supaya LCT Pramuka berjalan dengan baik. Maka kami berharap momen ini dapat dimanfaatkan untuk menyamakan persepsi demi kelancaran kegiatan," ujarnya. Ia juga menegaskan bahwa Kwarcab terbuka terhadap berbagai masukan dari para pembina di tingkat Kwarran. "Kami bersedia menerima saran dan kritik dari para pembina Kwarran agar LCT dapat berjalan sesuai harapan dan tidak menimbulkan konflik," tambahnya.

Kak Suyitno juga menyarankan agar setiap Kwarran terlebih dahulu mengadakan seleksi di tingkat ranting sebelum mengirimkan peserta ke tingkat Kwarcab. Menurutnya, langkah tersebut akan memberikan pengalaman bertanding sekaligus meningkatkan kesiapan peserta. Selain itu, ia mengingatkan agar penyusunan materi lomba tetap memperhatikan keseimbangan antara teori dan praktik, sehingga materi praktik tidak dipaksakan menjadi teori maupun sebaliknya.

Menutup arahannya, Kak Suyitno berharap LCT Pramuka Tingkat Kwarcab Grobogan tahun 2026 dapat dikemas secara menarik, edukatif, dan menyenangkan yang akan dilaksanakan besok pada tanggal 4 Oktober 2026 Di SMK Negeri 2 Purwodadi. Dengan demikian, kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga mampu meningkatkan wawasan, sportivitas, serta mempererat tali persaudaraan antar Pramuka dimulai dari Siaga, Penggalang hingga Penegak se-Kabupaten Grobogan.

Minggu, 06 September 2026

Lomba Pembina Berprestasi, Kwarcab Grobogan Masuk Tiga Besar

Perhelatan Lomba Pembina Gugus Depan Berprestasi yang diselenggarakan oleh Kwartir Daerah Jawa Tengah di Tahun 2026 ini memasuki babak final. Kwartir Cabang Grobogan mengirimkan tiga orang peserta yang terdiri dari Kak Ahmad Kusaini Pembina Golongan Siaga Pangkalan SD Negeri 2 Mangin Kwartir Ranting Karangrayung, Kak Muh. Komari Pembina Golongan Penggalang Pangkalan MTs Putera Sunniyyah Selo dan Kak Azis Muslim Pembina Golongan Penegak MA Sunniyyah Selo Kwartir Ranting Tawangharjo. Ketiga Pembina tersebut adalah Juara Satu Lomba Pembina berprestasi Kwartir Cabang Grobogan Tahun 2025 masing – masing golongan.

Setelah mengikuti beberapa tahapan diantaranya pengiriman portofolio dan makalah best practise, berdasarkan Surat Ketua Kwartir Daerah Jawa Tengah Nomor : 0668 - 11 – B, tanggal 2 September 2026, Perihal: Hasil Tahap Penyisihan Lomba Pembina Gudep Berprestasi 2026, peserta dari Kwartir Cabang Grobogan untuk kategori Pembina Golongan Siaga Kak Ahmad Kusaini masuk tiga besar dan berhak mengikuti final Lomba Pembina GugusDepan Berprestasi tanggal 7 September 2026 di Pusat Kegiatan Kepramukaan Candra Birawa, Karanggeneng Gunung Pati Kota Semarang.

Disampaikan oleh Kak Heru Dwi Cahyono, Wakil Ketua Kwartir Cabang Grobogan Bidang Bina Satuan bhwa tujuan dari pengiriman peserta lomba ini untuk Mendorong, memberikan motivasi, memilih dan memberikan apresiasi kepada para Pembina Gudep Pramuka Golongan Siaga, Penggalang dan Penegak di Jawa Tengah yang telah menunjukkan kinerja yang baik dalam rangka pengembangan dan kemajuan Gugusdepan; sehingga diharapkan para Pembina Gudep Berprestasi akan menjadi teladan dan menumbuhkan inspirasi bagi para Pembina Gudep lainnya di Jawa Tengah dan Kwartir Cabang Grobogan ikut berpartisipasi di dalamnya. 

Dalam babak final, peserta dari Grobogan akan mengikuti tes tertulis pengetahuan umum dan kepramukaan, presentasi makalah best practice, dan verifikasi portofolio “ tutur kak Heru.

Kamis, 03 September 2026

PRAMUKA GROBOGAN PELOPOR GERAKAN KETAHANAN PANGAN

 

GROBOGAN — Gerakan Pramuka Grobogan terus membuktikan peran aktifnya dalam menjawab tantangan bangsa. Melalui sarasehan dalam rangka estafet tunas kelapa, materi bertajuk "Peran Pramuka dalam Mendukung Ketahanan Pangan". Di lapangan SMAN 1 Gabus, Kwarcab Grobogan Bersama Dinas Pertanian dan Dinas Lingkungan Hidup mengajak seluruh anggota Pramuka untuk menjadi pelopor dalam mewujudkan pangan Indonesia yang mandiri, tangguh, dan berkelanjutan.

Ketahanan pangan kini menjadi isu krusial seiring dengan meningkatnya pertumbuhan penduduk, ancaman perubahan iklim, serta berkurangnya minat generasi muda terhadap sektor pertanian. Menjawab tantangan tersebut, Pramuka dinilai memiliki nilai-nilai dasar yang sangat selaras dengan upaya ini, seperti mandiri, gotong royong, peduli, disiplin, kreatif, dan berani memimpin.


Dalam pemaparannya, Kak Angga Prasetya, S.P., Penyuluh Pertanian dari Dinas Pertanian Grobogan, Pramuka diarahkan untuk mengambil peran nyata di sepanjang rantai pangan, Aksi nyata tersebut dirangkum dalam empat langkah utama: Menanam, Merawat, Memanfaatkan, dan Mengedukasi.

Salah satu program unggulan yang diusung adalah gerakan "Satu Anggota, Satu Tanaman" serta pembuatan Kebun Pangan Pramuka. Anggota Pramuka diajarkan memanfaatkan lahan terbatas di lingkungan sekolah, pekarangan rumah, maupun gugus depan menggunakan metode praktis seperti kebun sayur, vertikultur, hingga hidroponik. Komoditas yang dibudidayakan meliputi cabai, tomat, kangkung, sawi, terong, bumbu dapur, hingga tanaman obat.



Tak hanya bertani secara konvensional, Pramuka juga didorong untuk memanfaatkan teknologi pertanian modern dan media sosial guna mengedukasi masyarakat, mengampanyekan diversifikasi pangan lokal (seperti jagung, ubi, singkong, dan pisang), serta menggalakkan gerakan anti-food waste (pencegahan pemborosan makanan).

Bagi kak Budi Mulyono, Pembina Pramuka SMAN 1 Gabus mengatakan kegiatan penanaman bibit pohon dalam Estafet Tunas Kelapa sangat berkesan. Selain menjadi syarat pemenuhan uji SKU/SKK Penegak, aksi nyata ini langsung memperindah lingkungan sekitar dan memberikan kepuasan tersendiri karena dapat berkontribusi menjaga kelestarian alam secara langsung. Penghijauan ini bukan sekadar formalitas pengujian poin SKU/SKK, melainkan investasi masa depan. Kegiatan ini benar-benar membentuk jiwa kepedulian lingkungan yang berkelanjutan pada diri seorang Pramuka

 

PERSONEL TNI KAWAL BARISAN ETAPE TERAKHIR ESTAFET TUNAS KELAPA DI GROBOGAN

 


PURWODADI — Kemeriahan dan gelora semangat mewarnai jalannya kegiatan Estafet Tunas Kelapa (ETK) Pramuka di etape akhir Grobogan ini. Pemandangan menarik dan luar biasa di sepanjang rute perjalanan, di mana deretan barisan personel TNI bersama para guru tampak berbaris rapi tepat di belakang pasukan inti ETK. Anggota dari Yonif TP 452 Satria Ageng Selo yang dipimpin Danru Serda Syaikul Maarif ikut dalam mengawal tunas kelapa ke titik timbang terima Kwarcab Grobogan ke Kwarcab Demak.

Mayor Inf Very Grahita Fitrianang, S.I.P., M.A., selaku Danyonif TP 452 Satria Ageng Selo sangat mendukung kegiatan ETK ini. Keterlibatan prajurit TNI menjadi motivasi besar bagi para tunas muda. Semangat pantang menyerah prajurit menular langsung kepada para anggota Pramuka pembawa cikal. Energi positif yang luar biasa. Sepanjang perjalanan, mereka tak henti-hentinya menyanyikan yel-yel penuh semangat dengan nada kompak dan menggelegar. Sahut-menyahut yel-yel tersebut membakar semangat para anggota Pramuka yang berada di barisan depan sebagai pasukan pembawa cikal.



"Melihat bapak-bapak TNI dan guru-guru kami berbaris rapi serta bernyanyi bersama di belakang, rasa lelah kami seketika hilang. Semangat kami justru semakin membara untuk membawa Tunas Kelapa ini sampai ke titik tujuan," ujar salah satu anggota pasukan pembawa cikal.

Sinergi antara aparat keamanan, tenaga pendidik, dan generasi muda Pramuka ini menyedot perhatian warga masyarakat yang memadati pinggir jalan. Senyum, tepuk tangan, dan sorak-sorai penonton turut menyambut rombongan ETK yang melintas dengan penuh kebanggaan.

Kehadiran barisan TNI dan guru di barisan pendukung bukan sekadar bentuk pengawalan, melainkan simbol sinergi, keteladanan, dan dukungan penuh terhadap pembentukan karakter generasi muda melalui gerakan Pramuka. Kegiatan penyerahan dan perjalanan Tunas Kelapa ini pun berlangsung lancar, tertib, dan penuh rasa kebersamaan.

 

ESTAFET TUNAS KELAPA KWARDA JATENG 2026: HANOMAN PIMPIN ETAPE AKHIR DI KWARCAB GROBOGAN


GODONG, GROBOGAN — Kegiatan Estafet Tunas Kelapa Tahun 2026 Kwartir Daerah Jawa Tengah berlangsung meriah di etape terakhir Kwarcab Grobogan, Rabu, 2 September 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian perjalanan Estafet Tunas Kelapa yang membawa semangat Gerakan Pramuka dalam memperkuat persatuan, kepedulian terhadap lingkungan, serta kontribusi generasi muda bagi pembangunan bangsa.

Suasana kegiatan tampak semarak dengan derap langkah anggota Pramuka yang mengenakan seragam lengkap. Pasukan ETK membawa bendera Merah Putih dan berbagai atribut Gerakan Pramuka, menciptakan pemandangan penuh semangat kebangsaan.



Estafet Tunas Kelapa bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi momentum untuk menanamkan nilai-nilai kedisiplinan, gotong royong, tanggung jawab, persatuan, dan pengabdian kepada masyarakat kepada seluruh anggota Pramuka.

Yang tak luput dari pandangan masyarakat kehadiran sosok "Hanoman", karakter kera putih dalam pewayangan. Seakan menjadi pengawal pasukan di titik akhir timbang terima, Hanoman sepanjang rute SDN 5 Godong menuju SMPN 1 Godong menyapa masyarakat di sepanjang rute kirab menjadi daya tarik tersendiri. Di tengah perjalanan, Hanoman ini bahkan menjadi obyekt foto para Pembina Pramuka di dekat pasukan menciptakan momen keakraban yang hangat.

Sambut Estafet Tunas Kelapa 2026: Pramuka Kwarran Gubug Salurkan Bantuan Kemanusiaan Senilai Tiga Juta Rupiah

GUBUG, 2 September 2026 — Pengurus Kwartir Ranting (Kwarran) Gerakan Pramuka Gubug menyerahkan bantuan bumbung kemanusiaan senilai tiga juta rupiah kepada warga korban musibah kebakaran di Desa Ngroto, Kecamatan Gubug, Kabupaten Grobogan. 

Bantuan yang dihimpun dari anggota Pramuka se-Kwarran Gubug tersebut diserahkan langsung oleh Ketua Kwarran Gubug, Kak Lailatus Saadah kepada dua korban terdampak, yakni Bapak Suparnyo dan Bapak Suratman. 

Penyerahan bantuan dalam rangka Karya Bakti menyambut Estafet Tunas Kelapa 2026 ini turut didampingi oleh Kepala Desa Ngroto, Supardi. Dalam kesempatan tersebut, Kak Lailatus Saadah menyampaikan rasa duka mendalam sekaligus mengingatkan pentingnya kesadaran tanggap bencana di tengah masyarakat. 

Atas aksi cepat ini, Kepala Desa Ngroto Supardi menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Gerakan Pramuka atas kepedulian nyata yang diberikan kepada warganya. 

Penyerahan bantuan ini merupakan bentuk kepedulian atas musibah kebakaran yang terjadi pada Senin (24/8/2026) lalu sekitar pukul 09.05 WIB di RT 002 RW 006 Desa Ngroto. Kebakaran yang diduga dipicu oleh konsleting listrik tersebut melalap rumah kayu milik Suparnyo dan merambat ke rumah Suratman saat kedua kediaman dalam kondisi kosong ditinggal bekerja. Kobaran api yang cepat membesar akibat tiupan angin kencang baru berhasil dipadamkan dalam waktu 30 menit setelah tim pemadam kebakaran dan warga bahu-membahu menangani lokasi. 

Meski tidak menelan korban jiwa, musibah ini mengakibatkan rumah Suparnyo dan Suratman ludes terbakar dengan total kerugian utama ditaksir mencapai Rp125 juta, serta berdampak pada kerusakan ringan di empat rumah warga sekitarnya.

Selasa, 01 September 2026

Ribuan Orang Padati Pinggir Jalan, Sambut Kehadiran ETK Jawa Tengah

Setelah melakukan perjalanan 5 KM di Wilayah Kwarran Gabus dan disemayamkan di SMA Negeri 1 Gabus, Hari ini Rabu 2 September 2026 kembali diberangkatkan dengan star di Halaman Balai Desa Tlogotirto Gabus. 

Ketua DPRD Kabupaten Grobogan, Kakak Lusia Indah Artani yang juga Wakil Ketua Mabicab Gerakan Pramuka hadir untuk melepas Pasukan Estafet Tunas Kelapa beserta Dandim 0717/ Grobogan.

Dalam sambutan Gubernur Jawa Tengah yang dibacakan oleh Ketua DPRD Kabupaten Grobogan, Pramuka di Jawa Tengah diharapkan menjadi penjaga moral bangsa dan sebagai pelopor pembangunan yang berkelanjutan.

Ribuan orang baik dari anggota Pramuka maupun dari beberapa oraganisasi masyarakat diantaranya dari Muslimat, Fatayat, Banser, Tim Penggerak PKK, PGRI dan kelompok seni memadati pinggir jalan untuk memberikan sambutan dan dukungan rerhadap pelaksanaan Estafet Tunas Kelapa di Kwartir Cabang Grobogan.

500 Pramuka Penegak di Kradenan Ikuti Kemah Bakti, Sambut Estafet Tunas Kelapa

Sebanyak 500 orang Pramuka Penegak di Kwartir Ranting Kradenan mengikuti Kemah Bakti yang di gelar oleh Kwartir Ranting Kradenan, peserta yang berasal dari 10 pangkalan Gugus Depan di Wilayah Kwartir Ranting Kradenan ini berkemah di Lapngan Desa Kradenan selama dua hari mulai tanggal 1 – 2 September 2026.

Menurut Kak Munaworah, Ketua Panitia Penyelenggara, Kemah Bakti Pramuka Penegak Kwartir Ranting Kradenan Tahun 2026 merupakan ajang Pertemuan Pramuka Penegak guna mcningkatkan kualitas sumber daya manusia  dan wawasan kepramukaan, serta sarana pengabdian kepada masyarakat.

Selama dua hari, para peserta melakukan kegiatan bakti berupa kebersihan lingkungan di sekitar tempat berkemah, aksi cabut paku dan juga menggelar sosialisasi terakit dengan kehidupan remaja.

Kakak AKP Sutarjo, Kepala Kepolisian Sektor Kradenan pada waktu upacara pembukaan menyampaikan pesan kepada para peserta bahwa kegiatan Kemah Bakti ini bukan sekadar kegiatan rutin atau ajang bersenang-senang, Kemah bakti adalah wadah nyata untuk melatih kedisiplinan, membentuk kemandirian, serta memperkuat rasa peduli terhadap sesama dan lingkungan

Secara simbolis, Wakil Ketua Majelis Pembimbing Pramuka Kwartir Ranting Kradenan menyerahkan perlengkapan bakti kepada peserta.

GANDENG BAZNAS, PRAMUKA GROBOGAN AJAK BERBAGI UNTUK SESAMA DI ETK

GROBOGAN – Gerakan Pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) Grobogan kembali menunjukkan komitmen kepedulian sosialnya di sela-sela perhelatan Estafet Tunas Kelapa (ETK) Tahun 2026. Melintasi wilayah Kabupaten Grobogan pada 1–2 September 2026, ETK tidak hanya menjadi ajang tradisi ke-Pramuka-an, tetapi juga wadah aksi nyata bagi kemanusiaan.

Melalui sinergi bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Grobogan, Pramuka menyalurkan bantuan sosial berupa 25 paket sembako dan 25 paket alat tulis sekolah. Bantuan tersebut diserahkan secara langsung kepada para siswa dari keluarga kurang mampu di wilayah Korwilcam Gabus. Acara penyerahan dipusatkan di SMAN 1 Gabus, bertepatan dengan agenda sarasehan ketahanan pangan.

Perwakilan BAZNAS Kabupaten Grobogan, Muh. Arifin, hadir secara langsung untuk menyerahkan bantuan tersebut bersama jajaran pengurus Kwarcab Grobogan. Sinergi ini menjadi bukti nyata kolaborasi antar-lembaga dalam meringankan beban masyarakat serta mendukung keberlanjutan pendidikan generasi muda.

Bersamaan dengan aksi sosial, sarasehan ketahanan pangan di SMAN 1 Gabus turut menghadirkan narasumber dari Dinas Pertanian serta narasumber dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Grobogan. Agenda edukatif ini selaras dengan misi besar ETK 2026 yang mengusung tema "Memantapkan Langkah Organisasi Mendukung Swasembada Pangan Menuju Generasi Emas 2045".

Rangkaian ETK yang membawa pesan kemanusiaan dan kepedulian lingkungan ini diharapkan dapat menginspirasi anggota Pramuka serta masyarakat luas. Melalui perpaduan aksi berbagi dan edukasi ketahanan pangan, Pramuka Grobogan terus menegaskan perannya dalam mendukung program pemerintah serta menyiapkan SDM yang tangguh menuju Indonesia Emas 2045.

Estafet Tunas Kelapa Tiba Di Grobogan, Bawa Pesan Perdamaian

Pasukan Estafet Tunas Kelapa Kwartir Daerah Jawa Tengah yang berangkat dari titik pemberangkatan di Kwartir Cabang Blora telah sampai di Grobogan pada tanggal 1 September 2026.

Pasukan pembawa bendera dan tunas kelapa ini diserahkan oleh Wakil Bupati Blora Kakak Sri Setoyorini dan diterima oleh Wakil Bupati Grobogan Kakak Sugeng Prasetyo di perbatasan Desa Singget Kec. Jati Blora dengan Desa Pelem Kev. Gabus Grobogan.

Wakil Ketua Mabicab Grobogan Kak Sugeng Prasetyo nembacakan amanat Gubernur Jawa Tengah agar pasukan Tunas Kelapa ini membawa pesan perdanmaian dan ajang silaturahmi Pramuka kepada masyarakat dan juga silaturahmi dengan pemerintah.

Disepanjang jalan yang dilalui, pasukan Estafet Tunas Kelapa ini disambut hangat oleh masyarakat.

Selain anggota Pramuka, tampak dalam perjalanan kelompok masyarakat dari berbagai organisasi masyarakat memberikan dukungan dengan berjejer di sepanjang jalan yang dilalui.

Di Grobogan, pasukan Estafet Tunas Kelapa akan menempuh perjalanan sepanjang 65 KM dan akan melewati Kecamatan Gabus, Kradenan, Pulokulon, Purwodadi, Penawangan, Karangrayung dan Godong selanjutnya pada Tanggal 2 September 2026 akan diserahkan ke Kwartir Cabang Demak di Halaman SMP Negeri 1 Godong.

Minggu, 30 Agustus 2026

Tempuh 63 Km, Kwarcab Grobogan Siap Sambut Estafet Tunas Kelapa Kwarda Jateng 2026 dengan Aksi Nyata Bakti Masyarakat

GROBOGAN, 30 Agustus 2026 – Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Grobogan menyatakan kesiapannya untuk menyambut dan menyemarakkan gelaran Estafet Tunas Kelapa (ETK) Kwartir Daerah (Kwarda) Jawa Tengah tahun 2026. Ajang tradisi kepramukaan ini rencananya berlangsung pada 1–2 September 2026 dengan menempuh rute sepanjang 63 kilometer melintasi tujuh kecamatan di Kabupaten Grobogan.

Pasukan pembawa tunas kelapa akan memulai perjalanan dari titik timbang terima di Desa Singget, melintasi Kecamatan Gabus, Kradenan, Pulokulon, Purwodadi, Penawangan, Karangrayung, hingga berakhir di SMP Negeri 1 Godong untuk diserahterimakan kepada jajaran Kwarcab Demak.

Wakil Ketua Bidang Humas dan Informatika Kwarcab Grobogan, Lusia Indah Arthani, menyampaikan bahwa kedatangan rombongan ETK menjadi momentum strategis untuk menegaskan peran kepramukaan di tengah kehidupan sosial.

"Estafet Tunas Kelapa di Grobogan bertujuan untuk semakin memasyarakatkan Gerakan Pramuka. Kami ingin Pramuka tidak hanya dikenal, tetapi juga memberikan kontribusi nyata dan dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat luas," ujar Lusia.

Poin Utama Persiapan Sambutan ETK Grobogan:

Rute & Jarak Tempuh: Menjangkau rute 63 km melintasi 7 wilayah kecamatan (Gabus, Kradenan, Pulokulon, Purwodadi, Penawangan, Karangrayung, dan Godong).

Titik Akhir Lintasan: SMP Negeri 1 Godong sebagai lokasi penyerahan pataka tunas kelapa ke Kwarcab Demak.

Partisipasi Lapangan: Penyambutan khusus dan pagar betis oleh para anggota pramuka serta warga lokal di sepanjang rute.

Fokus Aksi Sosial: Pelaksanaan 31 kegiatan bakti masyarakat yang didominasi oleh penyaluran air bersih (dropping air).

Sebagai bentuk bakti nyata, aksi sosial telah digerakkan secara bertahap sejak 25 Agustus 2026. Pengiriman air bersih diprioritaskan untuk membantu warga di wilayah Grobogan bagian timur, khususnya Kecamatan Gabus dan Kradenan, yang saat ini tengah menghadapi musim kekeringan.

Semangat Gotong Royong Warnai Bakti Sosial Sambut Estafet Tunas Kelapa di Penawangan

Dalam rangka menyambut kegiatan Estafet Tunas Kelapa Kwartir Daerah Jawa Tengah, Kwartir Ranting Penawangan menggelar kegiatan bakti sosial berupa penanaman pohon pada Minggu, 30 Agustus 2026. Kegiatan yang dilaksanakan di lingkungan Balai Desa Pengkol dan SMK Diponegoro ini dipimpin langsung oleh Wakil Ketua Bidang Pembinaan Anggota Muda (Wakabinamuda) Kwartir Ranting Penawangan, Kak Harto, sebagai wujud kepedulian Gerakan Pramuka terhadap pelestarian lingkungan.

Bakti sosial tersebut diikuti oleh para Kakak Pembina Kwartir Ranting Penawangan, Pramuka Penegak SMK Diponegoro, serta Pemerintah Desa Pengkol, Kecamatan Penawangan. Seluruh peserta bergotong royong menanam berbagai jenis pohon di lokasi yang telah ditentukan sebagai bentuk kontribusi nyata dalam menciptakan lingkungan yang hijau, asri, dan lestari, sekaligus memperkuat sinergi antara Pramuka dan masyarakat.

Kegiatan ini merupakan salah satu rangkaian penyambutan Estafet Tunas Kelapa Kwarda Jawa Tengah. Selain menjadi bentuk pengabdian kepada masyarakat, bakti sosial ini juga menjadi momentum untuk mempererat kerja sama, menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan, serta mengamalkan nilai-nilai kepramukaan melalui aksi nyata yang bermanfaat bagi masyarakat.

Wakabinamuda Kwartir Ranting Penawangan, Kak Harto, berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi seremoni penyambutan Estafet Tunas Kelapa, tetapi juga menjadi awal dari kolaborasi yang berkelanjutan antara Gerakan Pramuka dan masyarakat. Menurutnya, semangat gotong royong yang telah terbangun dalam kegiatan ini perlu terus dipupuk sehingga ke depan Pramuka bersama masyarakat dapat saling bahu-membahu dalam berbagai kegiatan sosial, lingkungan, dan kemasyarakatan demi mewujudkan Kecamatan Penawangan yang semakin maju dan peduli terhadap sesama.

Sabtu, 29 Agustus 2026

Dukung ETK, Saka Bhayangkara dan Wirakartika Gabus Gelar Bakti Masyarakat

Dukungan penyelenggaraan pelaksanaan Estafet Tunas Kelapa Kwartir Daerah Jawa Tengah di Kwartir Cabang Grobogan terus mengalir. Satuan Karya Wirakartika pangkalan Koramil Gabus menggelar bakti masyarakat dengan aksi droping air bersih di Desa Tunggulrejo Kecamatan Gabus. Minggu 30 Agustus 2026. Penyaluran air bersih sebanyak 4500 liter ini dilakukan oleh anggota Saka Wirakartika.

Menurut Kak Letda Inf. Haryono Danramil Danramil Gabus, aksi droping air bersih yang dilakukan ini merupakan inisiatif dari adik adik anggota Saka Wirakartika binaannya dalam menghadapi musim kekeringan yang saat ini terjadi.

Kak Haryono berpesan kepada adik adik binaannya agar kepedualian seperti ini terus ditingkatkan, Saka Wirakarta Gabus dapat berperan aktif di dalam masyarkat dan juga mendukung pelaksanaan Estafet Tunas Kelapa Kwartir Daerah Jawa Tengah di Kwartir Ranting Gabus tanggal 1 September 2026.

Dua hari sebelumnya, aksi serupa juga dilakukan oleh Pramuka Saka Bhayangkara pangkalan Polsek Gabus, sebanyak 4500 liter air bersih di distribusikan di Desa Pelem Kecamatan Gabus.

Semarak Bakti Sambut Estafet Tunas Kelapa Kwartir Daerah Jawa Tengah

Beberapa Kwartir Ranting di Kwartir Cabang Grobogan menggelar aksi bakti ke masyarakat menjelang berlangsungnya Estafet Tunas Kelapa Kwarir Daerah Jawa Tengah yang akan tiba di Kwartir Cabang Grobogan pada tanggal 1 September 2026.

Kwartir Ranting Gabus menggelar aksi bakti droping air bersih sebanyak 10.000 liter bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia Kabupaten Grobogan di Desa Gabus dan Desa Tunggulrejo dan pada hari yang sama pada Hari Sabtu tanggal 29 Agustus 2026 juga melaksanakan kegiatan bakti kebersihan makam di Desa Pandanarum dan aksi cabut paku di sepanjang Jalan Raya Pandanarum dengan melibatkan Pembina Gugus Depan dan Pramuka Penegak di Wilayah Kwartir Ranting Gabus. 

Aksi cabut paku sebagai bentuk peduli lingkungan juga dilakukan oleh Pramuka di Kwartir Ranting Purwodadi, kegiatan dilakukan di sekitar Jalan Siswamiharjo Kelurahan Purwodadi dan sekitarnya. Sementara itu di Kwartir Ranting Kradenan, disampaikan oleh Kak Tristiyani Pujiastutik, Pengurus Kwartir Ranting Kradenan selama dua hari yaitu pada tanggal 28 sampai 29 Agustus 2026 dengan melibatkan Pramuka Penegak yang ada di Kwartir Ranting Kradenan menyelenggarakan kegiatan bakti di beberapa tempat diantaranya adalah penghijauan di Kradenan, aksi bersih bersih makam dan pemberian bantuan kursi di makam untuk para peziarah, aksi cabut paku di sepanjang jalan raya Kradenan dan aksi kebersihan lingkungan di Gereja Kristen Jawa Kradenan.

Bapak Yokanan, Pengurus Gereja Kristen Jawa Kradenan sangat sebang sekali atas kegiatan yang dilakukan oleh Pramuka Penegak di Kwartir Ranting Kradenan, berharap kegiatan yang diselenggarakan oleh Pramuk aini dapat diagendakan secara rutin setiap tahunnya.

Kamis, 27 Agustus 2026

Jambore Kwarran Kedungjati Dorong Peran Pramuka dalam Ketahanan Pangan dan Kelestarian Alam

Dalam rangka memperingati Hari Pramuka ke 65 yang mengusung tema "Pramuka untuk Ketahanan Pangan", Kwartir Ranting (Kwarran) Kedungjati menggelar kegiatan Jambore di kawasan hutan produktif Dusun Kalikan, Kecamatan Kedungjati, Kabupaten Grobogan, Kamis (27/8/2026). Kegiatan ini diikuti oleh 340 Pramuka penggalang dari 34 Gugus Depan (Gudep) se-Kecamatan Kedungjati sebagai bentuk pembelajaran langsung tentang pentingnya menjaga lingkungan sekaligus mendukung ketahanan pangan.

Jambore secara resmi dibuka oleh Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Grobogan, Kak Agus. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa ketahanan pangan merupakan wujud nyata pengamalan Tri Satya dan Dasa Dharma Pramuka. Menurutnya, pangan merupakan kebutuhan dasar setiap manusia. Oleh karena itu, setiap anggota Pramuka harus memiliki kepedulian terhadap lingkungan serta membangun kesadaran bahwa menjaga ketahanan pangan adalah tanggung jawab bersama.

Melalui kegiatan yang dilaksanakan di kawasan hutan produktif ini, para peserta diajak mengenal potensi alam, menumbuhkan rasa cinta terhadap lingkungan, serta memahami pentingnya memanfaatkan sumber daya alam secara bijaksana dan berkelanjutan. Pembelajaran di alam terbuka diharapkan mampu menanamkan nilai-nilai kepedulian, gotong royong, dan semangat menjaga kelestarian lingkungan sejak dini.

Melalui Jambore ini, Kwarran Kedungjati berharap dapat membentuk karakter Pramuka yang peduli terhadap lingkungan, kreatif, mandiri, dan bertanggung jawab. Dengan memanfaatkan potensi lingkungan sekitar secara bijak, generasi muda diharapkan mampu menjadi pelopor dalam mewujudkan ketahanan pangan sekaligus menjaga kelestarian alam demi masa depan yang lebih baik.

Didukung Masyarakat, Kwartir Cabang Grobogan Siap Sambut Estafet Tunas Kelapa

Tradisi Estafet Tunas Kelapa Kwartir Daerah Jawa Tengah yang akan digelar di awal September 2026, dengan antusias siap disambut oleh Kwartir Cabang Grobogan. Estafet Tunas Kelapa yang akan dimulai dari 14 titik star di Kabupaten Kota Provinsi Jawa Tengah. Kwartir Cabang Grobogan akan menerima Pasukan Estafet Tunas Kelapa dari Kwartir Cabang Blora pada tanggal 1 September 2026 di Perbatasan Kecamatan Jati Kabupaten Blora dengan Kecamatan Gabus Kabupaten Grobogan dan menyerahkan Estafet Tunas Kelapa kepada Kwartir Cabang Demak pada tanggal 2 September 2026 di Perbatasan Kecamatan Godong dengan Kecamatan Dempet Kabupaten Demak. 

Adapun etape yang akan dilewati Estafet Tunas Kelapa adalah Kwartir Ranting Gabus, Kradenan, Pulokulon, Purwodadi, Penawangan, Karangrayung, dan Godong. Guna menyamput kedatangan Estafet Tunas Kelapa tersebut, Kwartir Cabang Grobogan telah menyiapkan pasukan menerima di beberapa etape yang akan dilewati.

Ketua Kwartir Cabang Grobogan, Kak Agus Siswanto menyampaikan bahwa Kwartir Cabang Grobogan telah Bersiap untuk menyambut kedatangan Estafet Tunas Kelapa, Kwartir Cabang Grobogan telah melakukan koordinasi dengan lintas instansi agar kegiatan berjalan dengan baik dan lancar, Ketua Kwartir Cabang Grobogan berharap agar pelaksanaan mendapat dukungan Masyarakat dan memberikan manfaat serta peserta didik mendapatkan Pelajaran berharga dari penyelenggaraan kegiatan ini.

Beberapa kegiatan penyerta dalam rangka estafet tunaskelapa diantaranya adalah kegiatn bakti Masyarakat yang meliputi droping air bersih, Pembuat sumur, Penamana Pohon, cek Kesehatan gratis, kebersihan makam dan bakti di tempat ibadah.

Beberapa lintas instansi dan organisasi telah menyatakan mendukung suksesnya estafet tunas kelapa di Kwartir Cabang Grobogan. Pemerintah Daerah Kabupaten Grobogan, melalui Sekretaris Daerah Kabupaten Grobogan, Kak Anang Armunanto menghimbau kepada Camat dan Korwilcam Bidang Pendidikan di wilayah etape yang dilalui untuk ikut mendukung suksesnya estafet tunas kelapa.

Persatuan Wartawan Indonesia Kabupaten Grobogan melalui keterangan tertulisnya juga menyatakan mendukung dan berpartisipasi aktif dalam memberitakan / mempublikasikan kegiatan estafet tunas kelapa.

Sukses Lintasi 7 Kwarran, Kwarcab Grobogan Sabet Juara 3 Aspek Penyelenggaraan Estafet Tunas Kelapa Kwarda Jateng 2026

Semarak prestasi Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Grobogan semakin lengkap pada ajang Peringatan Hari Pramuka Kwarda Jawa Tengah Tah...