PURWODADI — Kemeriahan dan gelora semangat mewarnai jalannya kegiatan Estafet Tunas Kelapa (ETK) Pramuka di etape akhir Grobogan ini. Pemandangan menarik dan luar biasa di sepanjang rute perjalanan, di mana deretan barisan personel TNI bersama para guru tampak berbaris rapi tepat di belakang pasukan inti ETK. Anggota dari Yonif TP 452 Satria Ageng Selo yang dipimpin Danru Serda Syaikul Maarif ikut dalam mengawal tunas kelapa ke titik timbang terima Kwarcab Grobogan ke Kwarcab Demak.
Mayor Inf Very Grahita Fitrianang, S.I.P., M.A., selaku
Danyonif TP 452 Satria Ageng Selo sangat mendukung kegiatan ETK ini. Keterlibatan
prajurit TNI menjadi motivasi besar bagi para tunas muda. Semangat pantang
menyerah prajurit menular langsung kepada para anggota Pramuka pembawa cikal. Energi
positif yang luar biasa. Sepanjang perjalanan, mereka tak henti-hentinya
menyanyikan yel-yel penuh semangat dengan nada kompak dan menggelegar.
Sahut-menyahut yel-yel tersebut membakar semangat para anggota Pramuka yang
berada di barisan depan sebagai pasukan pembawa cikal.
"Melihat bapak-bapak TNI dan guru-guru kami berbaris
rapi serta bernyanyi bersama di belakang, rasa lelah kami seketika hilang.
Semangat kami justru semakin membara untuk membawa Tunas Kelapa ini sampai ke
titik tujuan," ujar salah satu anggota pasukan pembawa cikal.
Sinergi antara aparat keamanan, tenaga pendidik, dan
generasi muda Pramuka ini menyedot perhatian warga masyarakat yang memadati
pinggir jalan. Senyum, tepuk tangan, dan sorak-sorai penonton turut menyambut
rombongan ETK yang melintas dengan penuh kebanggaan.
Kehadiran barisan TNI dan guru di barisan pendukung bukan
sekadar bentuk pengawalan, melainkan simbol sinergi, keteladanan, dan dukungan
penuh terhadap pembentukan karakter generasi muda melalui gerakan Pramuka.
Kegiatan penyerahan dan perjalanan Tunas Kelapa ini pun berlangsung lancar,
tertib, dan penuh rasa kebersamaan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar