Minggu, 27 September 2026

Kwartir Ranting Gerakan Pramuka Tawangharjo secara resmi membuka ajang Lomba Cepat Tepat (LCT) Pramuka Tahun 2026.

Upacara pembukaan berlangsung penuh khidmat dan antusias di MA Suniyyah Selo pada Senin pagi, 28 September 2026.

Kegiatan seru ini diikuti oleh sebanyak 174 anggota Pramuka dari berbagai jenjang, yang terbagi dalam tiga tingkatan golongan, yaitu Siaga, Penggalang, dan Penegak. Seluruh peserta tampak siap menguji wawasan, ketangkasan, dan kekompakan tim dalam ajang bergengsi tingkat ranting tersebut.

Pembina Upacara, Kak Joko Supriyanto selaku Kamabiran secara resmi membuka kegiatan LCT Pramuka ini. Dalam amanatnya, beliau memberikan semangat dan motivasi tinggi kepada seluruh peserta yang hadir.

"Lomba Cepat Tepat ini bukan sekadar ajang untuk memperebutkan piala atau mencari siapa yang menjadi juara, tetapi juga menjadi wadah mempererat tali silaturahmi, mengasah wawasan kepramukaan, serta membentuk karakter generasi muda yang cerdas, tangkas, dan berintegritas," ujar Kak Joko Supriyanto dalam sambutannya.

Beliau juga mengingatkan seluruh peserta untuk senantiasa menjunjung tinggi nilai-nilai Dasa Darma dan Kode Kehormatan Pramuka selama berjalannya perlombaan.

"Kalah dan menang adalah hal yang biasa dalam sebuah kompetisi. Yang terpenting adalah kejujuran, semangat pantang menyerah, serta rasa persaudaraan di antara sesama anggota Pramuka," tambahnya.

Usai upacara pembukaan, seluruh peserta dari golongan Siaga, Penggalang, hingga Penegak langsung bersiap memasuki babak penyisihan di ruangan yang telah disiapkan oleh panitia di MA Suniyyah Selo. Ajang LCT ini diharapkan mampu mencetak kader-kader Pramuka yang berprestasi dan siap membawa nama baik Kwartir Ranting Tawangharjo di tingkat yang lebih tinggi.

Jumat, 25 September 2026

Pramuka SMPN 2 Toroh Salurkan Bantuan 5.000 Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan di Desa Depok

GROBOGAN – Sebagai bentuk kepedulian sosial terhadap warga yang terdampak musim kemarau, Pangkalan Pramuka SMPN 2 Toroh menggelar kegiatan penyaluran (dropping) bantuan air bersih sebanyak 5.000 liter di Dusun Kemiri, Desa Depok, Kecamatan Toroh, pada Jumat (25/9/2026).

Bantuan air bersih tersebut difokuskan untuk membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari warga di wilayah RT 03 RW 07 Dusun Kemiri yang sedang mengalami krisis air bersih akibat kekeringan.

Ketua Majelis Pembimbing Gugusdepan (Kamabigus) SMPN 2 Toroh, Kak Pudjijatmo, menyampaikan bahwa aksi kemanusiaan ini merupakan inisiatif nyata dari seluruh anggota Pramuka SMPN 2 Toroh dalam merespons kondisi kekeringan yang melanda wilayah sekitar.

"Penyaluran air bersih ini merupakan wujud kepedulian dan empati para anggota Pramuka SMPN 2 Toroh terhadap masyarakat yang sedang mengalami kesulitan air bersih di musim kemarau. Kami berharap bantuan ini dapat sedikit meringankan beban warga Dusun Kemiri," ujar Kak Pudjijatmo.

Kegiatan pendistribusian air bersih berjalan dengan lancar dan disambut antusias oleh warga setempat. Melalui aksi nyata ini, Pramuka SMPN 2 Toroh terus berkomitmen untuk menanamkan jiwa sosial dan nilai-nilai Dasa Darma Pramuka kepada peserta didik, khususnya dalam membantu sesama yang membutuhkan.



Kwartir Ranting Tawangharjo Serahkan Bantuan untuk Korban Kebakaran

Pada Hari Kamis 24 September 2026, bertempat di Desa Tarub dan Godan Kecamatan Tawangharjo, Kwartir Ranting Tawangharjo menyalurkan bantuan untuk korban kebakaran yang terjadi pada pertengahan Bulan Agustus 2026 di dua desa tersebut.

Penyerahan uang senilai Rp 8.500.000 dan sembako (gula, teh, minyak goreng, mie instan, kopi, susu, tepung terigu, kecap dan telur) ini diberikan di 2  lokasi yang terkena  musibah rumah  kebakaran yaitu di Dusun Trisik Desa Tarub  Tawangharjo dengan korban Bapak Slamet dan Pak Mahrudi waktu kejadian Jumat, 14 Agustus 2026 dan di Dusun Pojok  Desa Godan Kecamatan Tawangharjo Bapak  Sanusi, Ibu Jami dan Ibu Endang, kejadian kebakaran  Sabtu, 15 Agustus 2026

Bantuan yang terhimpun dari sukarelawan anggota Pramuka di Kwartir Ranting Tawangharjo diserahkan oleh Ketua Kwartir Ranting Tawangharjo Kak Suharyono dengan dihadiri oleh Pengurus PGRI Cabang Tawangharjo, perwakilan Kamabigus, Kepala Desa Tarub, Kepala Dusun Godan Timur.

Ketua Kwartir Ranting Tawangharjo menyampaikan bahwa penyerahan bantuan sebagai wujud nyata Dasa Darma Pramuka.

Penyerahan bantuan ini merupakan bentuk pengamalan nyata dari Dasa Darma, khususnya darma kedua "Cinta alam dan kasih sayang sesama manusia", serta keharusan setiap anggota Pramuka untuk senantiasa rela menolong dan tabah, dan dalam rangka penguatan solidaritas dan gotong royong.

Musibah yang menimpa warga di Desa Tarub dan Desa Godan adalah duka bersama. Bantuan yang dihimpun dari bumbung kemanusiaan dan donasi anggota Pramuka ini diharapkan dapat sedikit mengurangi  beban serta mempercepat pemulihan para korban. 

Sementara itu Kepala Desa Tarub Bapak Maskuri memberikan apresiasi dan rasa terima kasih atas nama Pemerintah Desa Tarub dan keluarga korban.

Kepedulian dan  Kehadiran  yang ditunjukkan oleh jajaran Kwartir Ranting  Tawangharjo menjadi bukti nyata bahwa semangat gotong royong dan kemanusiaan di Kecamatan Tawangharjo masih sangat kuat "tutur Bapak Maskuri".

Kamis, 24 September 2026

405 Anggota Pramuka Ikuti LCTP Kwarran Purwodadi, Bersiap Menuju Tingkat Cabang

Purwodadi, 24 September 2026, Kwartir Ranting Purwodadi sukses menggelar Lomba Cepat Tepat Pramuka (LCTP) yang berlangsung semarak di kompleks SD Negeri 1, 2, 4, dan 7 Kuripan. Ajang unjuk wawasan dan ketangkasan ini menjadi momen unjuk gigi bagi ratusan anggota pramuka dari berbagai pangkalan di wilayah Purwodadi.

Tercatat sebanyak 405 anggota pramuka turut ambil bagian dalam kompetisi bergengsi tingkat ranting ini. Peserta yang hadir merupakan perwakilan dari tiga golongan kepramukaan, yakni siaga, penggalang, dan penegak se-Kwarran Purwodadi. Mereka beradu kecerdasan, kecepatan, dan kerja sama tim untuk memperebutkan gelar juara di masing-masing tingkatan.

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Ketua Kwarran Purwodadi, Kak Narto Dalam sambutannya, beliau memompa semangat para peserta sekaligus mengingatkan pentingnya menanamkan nilai-nilai kepramukaan dalam setiap perlombaan.

"Jadilah peserta lomba yang jujur dan penuh semangat untuk meraih juara dalam kegiatan ini," tegas Kak Narto di hadapan ratusan peserta. Beliau menekankan bahwa gelar juara akan jauh lebih bermakna jika diraih dengan menjunjung tinggi integritas dan sportivitas.

LCTP tingkat ranting ini terpilih 3 juara tergiat putra dan putri dari tiap golongan. Juara siaga putra oleh pangkalan MI Unggulan Masjid Besar Jabalul Koir, disusul SDN 4 Purwodadi dan SDN 2 Nambuhan. MI Unggulan Masjid Besar Jabalul Koir mengawinkan juara 1 siaga putri, disusul oleh SDN 1 Genuksuran dan SDN 2 Candisari. Sedangkan dari golongan penggalang pangkalan SMPN 3 Purwodadi, SMPN 1 Purwodadi dan SMP Islam Integral Lukman Al Hakim mengawinkan juara 1,2 dan 3 putra dan putri. Golongan penegak Putra juara 1 SMKN 2 Purwodadi, disusul SMKN 1 Purwodadi dan MAN 1 Grobogan. Sedangkan juara penegak putri diraih 1 SMAN 1 Purwodadi, disusul oleh MAN 1 Grobogan dan SMKN 1 Purwodadi.

Nantinya, para juara 1 dari tiap golongan akan mewakili Kwarran Purwodadi untuk berlaga pada ajang LCTP di tingkat Kwartir Cabang. Kompetisi tingkat cabang tersebut dijadwalkan akan diselenggarakan pada tanggal 4 Oktober 2026 mendatang di SMKN 2 Purwodadi. Diharapkan, perwakilan yang terpilih nantinya dapat terus mengasah kemampuan dan kembali menorehkan prestasi gemilang untuk mengharumkan nama Kwarran Purwodadi di tingkat cabang.

Adu Ketangkasan Komunikasi Darurat Di LCTP Kwarran Purwodadi

Purwodadi, 24 September 2026. Rangkaian Lomba Cepat Tepat Pramuka (LCTP) Kwartir Ranting Purwodadi semakin menantang dengan digelarnya uji praktik pengiriman pesan menggunakan bendera semaphore dan sandi morse. Bertempat di lapangan timur kompleks SD Negeri 1, 2, 4, dan 7 Kuripan, kategori ini menjadi ajang pembuktian fokus dan ketangkasan bagi anggota pramuka golongan penggalang dan penegak.

Kategori khusus ini diikuti oleh peserta yang terdiri dari 6 pangkalan Penggalang (putra dan putri) serta 6 pangkalan Penegak. Di bawah terik matahari, para peserta terlihat memamerkan konsentrasi tinggi serta gerakan tangan yang cekatan saat bertugas mengirim dan menerima pesan rahasia. Mereka dituntut untuk tidak hanya mengutamakan kecepatan, tetapi juga ketepatan dalam menerjemahkan setiap kode yang diisyaratkan dari jarak 20 meter.

Praktik semaphore dan morse dalam LCTP ini bukan sekadar uji memori hafalan kepramukaan biasa. Ujian ini ditekankan pada fungsi utamanya sebagai alat komunikasi darurat. Dalam situasi krisis, bencana alam, atau ketika teknologi komunikasi modern dan jaringan digital mengalami kegagalan total, keterampilan menggunakan sandi dan isyarat visual ini menjadi metode yang sangat vital di lapangan.

Azzam, salah satu peserta dari pangkalan SMPN 1 Purwodadi bertutur bahwa berlatih semaphore sebagai solusi komunikasi alternatif saat darurat, sekaligus melatih fokus disaat ketergantungan pada HP. Mengingat pentingnya kemampuan bertahan hidup dan komunikasi taktis tersebut, praktik berkirim pesan ini menjadi salah satu aspek penilaian krusial dalam LCTP Kwarran Purwodadi. 

Akumulasi nilai dari ketepatan memecahkan sandi ini akan sangat menentukan akumulasi poin akhir pangkalan. Pangkalan dengan perolehan nilai terbaik akan semakin dekat dengan gelar juara, sekaligus membuka jalan untuk mewakili Kwarran Purwodadi ke ajang LCTP tingkat Kwartir Cabang pada 4 Oktober 2026 mendatang.

Minggu, 20 September 2026

PEDULI KORBAN KEBAKARAN, PRAMUKA MTs & MA YAFALAH MENYERAHKAN BUMBUNG KEMANUSIAAN

Gubug, Sabtu, 19 September 2026. Musibah kebakaran yang menimpa salah satu rumah warga di Dusun Sambirejo, Desa Putatnganten, menggerakkan kepedulian keluarga besar MTs dan MA Yafalah Ginggangtani Gubug Grobogan untuk hadir dan memberikan dukungan kepada warga yang terdampak dengan penyerahan uang tunai sebesar Rp 1.500.000,00 dari bumbung kepramukaan gugusdepan.

Melalui kegiatan Bakti Pramuka, Gugus Depan 16-127 / 16-128 Pangkalan MTs Yafalah dan Gugus Depan 16-153 / 16-154 Pangkalan MA Yafalah Ginggangtani bersama turut berpartisipasi dalam penyaluran bantuan kepada keluarga yang terkena musibah.

Kegiatan tersebut diarahkan langsung oleh Kepala MTs Yafalah, Kak Anizar dan Kepala MA Yafalah, Kak Rizki. Kehadiran para siswa bukan hanya untuk menyerahkan bantuan, tetapi juga menjadi bentuk dukungan moral agar keluarga yang terdampak tidak merasa menghadapi musibah seorang diri.

Dalam kesempatan tersebut, warga yang terdampak menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi atas perhatian serta kepedulian yang diberikan keluarga besar MTs dan MA Yafalah. Bantuan yang diberikan dinilai sangat berarti, terutama di tengah kondisi keluarga yang sedang berusaha bangkit setelah kehilangan akibat musibah.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kepedulian dan bantuan yang diberikan. Semoga kebaikan dari MTs dan MA Yafalah dibalas dengan kebaikan yang lebih besar,” ungkap salah satu pihak dari keluarga yang terdampak. Ungkap Darso, pemilik rumah.

Kepedulian tersebut juga menjadi pengingat bahwa dalam menghadapi musibah, dukungan dan kebersamaan masyarakat sangat berarti bagi mereka yang sedang berusaha bangkit. Semoga bantuan dan perhatian yang diberikan dapat menjadi penyemangat bagi keluarga yang terdampak untuk kembali bangkit dan menjalani hari-hari ke depan dengan penuh ketabahan.

KARYA BAKTI PRAMUKA, MTs & MA YAFALAH GINGGANGTANI: Penyerahan Bantuan Air Bersih untuk Masyarakat Desa Penadaran

Gubug, Sabtu, 19 September 2026. Sebagai wujud kepedulian dan pengabdian kepada masyarakat, Pramuka Gugus Depan 16-127 / 16-128 Pangkalan MTs Yafalah dan Gugus Depan 16-153 / 16-154 melaksanakan kegiatan Karya Bakti Pramuka berupa penyaluran bantuan air bersih kepada masyarakat Desa Penadaran, Kecamatan Gubug, Kabupaten Grobogan.

Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian MTs dan MA Yafalah Ginggangtani Gubug Grobogan terhadap masyarakat yang membutuhkan air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Dalam kegiatan tersebut, Kepala MTs Yafalah, Kakak Anizar dan Kepala MA Yafalah, Kakak Rizki mengarahkan dan mengomando siswa-siswi yang tergabung dalam Pramuka, OSIS, dan Paskibra untuk turut berpartisipasi secara langsung dalam pendistribusian bantuan.

Kegiatan ini sekaligus menjadi sarana bagi peserta didik untuk mengamalkan nilai-nilai Satya dan Darma Pramuka. Para siswa belajar bahwa kepedulian tidak cukup hanya dengan kata-kata, tetapi harus diwujudkan melalui aksi dan pengabdian nyata.

Semoga bantuan air bersih ini dapat memberikan manfaat serta sedikit meringankan kebutuhan masyarakat Desa Penadaran.

“Pramuka Peduli, Pramuka Mengabdi.

Setetes Air, Sejuta Kepedulian.” (Rzk)

Sabtu, 19 September 2026

Saka Wanabakti Gelar Penerimaan Anggota Baru

Guna menumbuhkembangkan generasi cinta alam dan lingkungan dan berwawasann ketrampilan kehutanan, Satuan Karya Wanabakti Kwartir Cabang Grobogan melaksanaan penerimaan anggota baru bagi Pramuka Penegak di Kwartir Cabang Grobogan.

Disampaikan oleh Kak Henry Kristiawan Ketua Pimpinam Saka Wanabakti Kwarcab Grobogan, Satuan Karya Wanabakti sebagai Satuan Karya Pramuka yang berorientasi pada bidang kehutanan secara terus menerus mengkader Pramuka Penegak di Kwartir Cabang Grobogan.

Guna kaderasi yang berkelanjutan Saka Wanabakti menggelar latihan rutin setiap Hari Sabtu di Pangkalan Perum Perhutani KPH Purwodadi dan Kantor BKPH Karangasem Wirosari.

Anggota Saka Wanabakti berasal dari Pangkalan Gugus Depan SMA/SMK/MK di Wilayah Kwartir Cabang Grobogan.

Lebih lanjut disampaikan oleh Kak Henry Kristiawan, kegiatan Saka Wanabakti diarahkan pada kegiatan yang menyenangkan, ketrampilan, menyehatkan dan peningkatan kepedulian.

Dalam latihan anggota Saka Wanabakti akan dibekali dengan ketrampilan sesuai krida yang ada yang meliputi empat krida yaitu Tata Wana, Bina Wana, Guna Wana dan Reksa Wana.

Kamis, 10 September 2026

Sukses Lintasi 7 Kwarran, Kwarcab Grobogan Sabet Juara 3 Aspek Penyelenggaraan Estafet Tunas Kelapa Kwarda Jateng 2026

Semarak prestasi Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Grobogan semakin lengkap pada ajang Peringatan Hari Pramuka Kwarda Jawa Tengah Tahun 2026. Dalam kegiatan bergengsi tersebut, Kwarcab Grobogan sukses menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih Juara 3 pada Aspek Penyelenggaraan Kegiatan Estafet Tunas Kelapa (ETK) Tingkat Kwartir Daerah Jawa Tengah. Pengumuman resmi hasil penilaian serta penyerahan trofi kejuaraan diserahkan langsung di hadapan ribuan peserta pada Upacara Peringatan Hari Pramuka di GOR Satria, Banyumas, pada hari Kamis (10-09-2026,). Dalam upacara tersebut selaku pembina upacara adalah Kakak Mayjend (Purn) Widagdo Hendro Sukoco (Waka Kwartir Nasional Gerakan Pramuka bidang Bela Negara, Mental, Dan Spiritual. Dalam amanatnya disampaikan bahwa Estafet Tunas Kelapa bukan sekedar perjalanan simbolik, akan tetapi merupakan estafet nilai, estafet semangat dan estafet pengabdian dari generasi sekarang ke generasi berikutnya.

Capaian prestisius ini merupakan buah manis dari kesuksesan kirab pasukan ETK di wilayah Kwartir Cabang Grobogan yang berlangsung meriah pada tanggal 1–2 September 2026 lalu. Menempuh puluhan kilometer rute kirab, pasukan estafet berhasil melintasi tujuh kwartir ranting (kwarran) secara beranting, terorganisasi, dan penuh semangat, meliputi Kwarran Gabus yang menerima dari Kwarcab Blora, dilanjutkan ke Kwarran Kradenan, Pulokulon, Purwodadi, Penawangan, Karangrayung, hingga perbatasan Godong untuk diestafetkan ke Kwartir Cabang Demak.

Dewan juri Kwarda Jateng menilai kesempurnaan teknis dan manajemen pelaksanaan kegiatan secara ketat, di mana Kwarcab Grobogan unggul pada aspek penyelenggaraan. Penilaian tersebut mencakup ketepatan waktu etape, koordinasi jalur dan keprotokoleran, partisipasi aktif ribuan anggota Pramuka di setiap pangkalan, hingga antusiasme sambutan masyarakat dan aksi sosial yang mengiringi sepanjang rute perjalanan.

Penghargaan ini menjadi wujud nyata kerja keras, soliditas panitia, serta kolaborasi harmonis seluruh jajaran Kwarcab Grobogan bersama pemerintah daerah dan masyarakat setempat.

Kakak Lusia Indah Arthani selaku Waka Humas dan Informatika Kwarcab Grobogan sangat mengapresiasi seluruh komponen atas capaian prestasi yg diraih. Beliau juga berpesan untuk tetap mempersiapkan diri, berbenah agar menjadi lebih baik kedepan. 

Raihan Juara 3 tingkat kwarda ini kian menegaskan komitmen Kwarcab Grobogan dalam menjaga marwah tradisi kepramukaan Jawa Tengah, sekaligus memperkokoh semangat persaudaraan dan baktinya bagi masyarakat luas.

Inovasi "SiDig" Antarkan Kwarcab Grobogan Raih Juara 1 Pembina Gudep Berprestasi Kwarda Jateng 2026

BANYUMAS — Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Grobogan berhasil menorehkan prestasi gemilang di tingkat provinsi Jawa Tengah. Ahmad Kusaini, pembina Pramuka dari Gugus Depan 14-059 pangkalan SD Negeri 2 Mangin, Kwartir Ranting Karangrayung, sukses menyabet gelar Juara 1 Pembina Gugus Depan Berprestasi Kategori Pembina Siaga pada ajang Lomba Pembina Gudep Berprestasi Kwarda Jawa Tengah Tahun 2026. 

Hasil membanggakan tersebut diumumkan secara resmi dan khidmat di hadapan ribuan insan pramuka saat Upacara Peringatan Hari Pramuka Kwarda Jateng yang diselenggarakan di GOR Satria, Banyumas, pada hari Kamis (10-09-2026). Penyerahan trophy dan piagam kejuaraan diserahkan langsung oleh Kakak Mayjend (Purn) Widagdo Hendro Sukoco selaku Waka Kwartir Nasional Gerakan Pramuka bidang Bela Negara, Mental, Dan Spiritual. Raihan membanggakan ini berakar dari keunggulan karya best practice yang diusungnya, yakni "Optimalisasi SiDig (Siaga Digital) dalam Meningkatkan Minat Peserta Didik Mengikuti Kegiatan Kepramukaan dan Pencapaian SKU, SKK serta SPG di Gugusdepan SDN 2 Mangin". Melalui platform inovatif SiDig, metode latihan kepramukaan golongan Siaga dikemas secara adaptif dan interaktif berbasis digital, terbukti efektif mendongkrak antusiasme peserta didik sekaligus mempercepat pencapaian Syarat Kecakapan Umum (SKU), Syarat Kecakapan Khusus (SKK), hingga Pramuka Garuda (SPG).

Prestasi puncak tersebut diraih setelah melalui rangkaian seleksi berjenjang dan kompetitif dari para dewan juri Kwarda Jateng. Berawal dari seleksi penyisihan berkas portofolio pengabdian serta naskah ilmiah, Ahmad Kusaini berhasil menembus babak final tiga besar, sebelum akhirnya membuktikan keunggulan mutlak melalui rentetan tes tertulis wawasan kepramukaan, presentasi best practice, wawancara mendalam, serta verifikasi faktual portofolio.

Kemenangan ini menjadi bukti nyata dedikasi pembina pangkalan SDN 2 Mangin dalam menjawab tantangan zaman sekaligus mengharumkan nama Kwarcab Grobogan di kancah daerah. Penganugerahan juara di momentum Peringatan Hari Pramuka tingkat Jawa Tengah ini diharapkan menjadi pemantik inspirasi bagi seluruh pembina satuan di Grobogan untuk terus berinovasi, memperkuat tata kelola gugus depan, dan mencetak tunas bangsa yang tangguh serta berkarakter unggul.

Senin, 07 September 2026

LCT Pramuka Kwarcab Grobogan Matangkan Persiapan Melalui Koordinasi Bersama Pembina

Purwodadi, 4 September 2026. Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Grobogan menggelar rapat koordinasi pelaksanaan Lomba Cerdas Tangkas (LCT) Pramuka Tingkat Kwarcab Grobogan di Aula Kwarcab Grobogan. Kegiatan ini diikuti oleh 57 pembina utusan dari 19 Kwartir Ranting (Kwarran) se-Kwarcab Grobogan sebagai langkah awal menyatukan persepsi dan memantapkan persiapan pelaksanaan LCT tahun 2026.

Dalam arahannya, Sekretaris Kwarcab Grobogan, Kak Suyitno, menegaskan bahwa koordinasi yang baik menjadi kunci sukses penyelenggaraan LCT. "Perlu adanya koordinasi yang baik supaya LCT Pramuka berjalan dengan baik. Maka kami berharap momen ini dapat dimanfaatkan untuk menyamakan persepsi demi kelancaran kegiatan," ujarnya. Ia juga menegaskan bahwa Kwarcab terbuka terhadap berbagai masukan dari para pembina di tingkat Kwarran. "Kami bersedia menerima saran dan kritik dari para pembina Kwarran agar LCT dapat berjalan sesuai harapan dan tidak menimbulkan konflik," tambahnya.

Kak Suyitno juga menyarankan agar setiap Kwarran terlebih dahulu mengadakan seleksi di tingkat ranting sebelum mengirimkan peserta ke tingkat Kwarcab. Menurutnya, langkah tersebut akan memberikan pengalaman bertanding sekaligus meningkatkan kesiapan peserta. Selain itu, ia mengingatkan agar penyusunan materi lomba tetap memperhatikan keseimbangan antara teori dan praktik, sehingga materi praktik tidak dipaksakan menjadi teori maupun sebaliknya.

Menutup arahannya, Kak Suyitno berharap LCT Pramuka Tingkat Kwarcab Grobogan tahun 2026 dapat dikemas secara menarik, edukatif, dan menyenangkan yang akan dilaksanakan besok pada tanggal 4 Oktober 2026 Di SMK Negeri 2 Purwodadi. Dengan demikian, kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga mampu meningkatkan wawasan, sportivitas, serta mempererat tali persaudaraan antar Pramuka dimulai dari Siaga, Penggalang hingga Penegak se-Kabupaten Grobogan.

Minggu, 06 September 2026

Lomba Pembina Berprestasi, Kwarcab Grobogan Masuk Tiga Besar

Perhelatan Lomba Pembina Gugus Depan Berprestasi yang diselenggarakan oleh Kwartir Daerah Jawa Tengah di Tahun 2026 ini memasuki babak final. Kwartir Cabang Grobogan mengirimkan tiga orang peserta yang terdiri dari Kak Ahmad Kusaini Pembina Golongan Siaga Pangkalan SD Negeri 2 Mangin Kwartir Ranting Karangrayung, Kak Muh. Komari Pembina Golongan Penggalang Pangkalan MTs Putera Sunniyyah Selo dan Kak Azis Muslim Pembina Golongan Penegak MA Sunniyyah Selo Kwartir Ranting Tawangharjo. Ketiga Pembina tersebut adalah Juara Satu Lomba Pembina berprestasi Kwartir Cabang Grobogan Tahun 2025 masing – masing golongan.

Setelah mengikuti beberapa tahapan diantaranya pengiriman portofolio dan makalah best practise, berdasarkan Surat Ketua Kwartir Daerah Jawa Tengah Nomor : 0668 - 11 – B, tanggal 2 September 2026, Perihal: Hasil Tahap Penyisihan Lomba Pembina Gudep Berprestasi 2026, peserta dari Kwartir Cabang Grobogan untuk kategori Pembina Golongan Siaga Kak Ahmad Kusaini masuk tiga besar dan berhak mengikuti final Lomba Pembina GugusDepan Berprestasi tanggal 7 September 2026 di Pusat Kegiatan Kepramukaan Candra Birawa, Karanggeneng Gunung Pati Kota Semarang.

Disampaikan oleh Kak Heru Dwi Cahyono, Wakil Ketua Kwartir Cabang Grobogan Bidang Bina Satuan bhwa tujuan dari pengiriman peserta lomba ini untuk Mendorong, memberikan motivasi, memilih dan memberikan apresiasi kepada para Pembina Gudep Pramuka Golongan Siaga, Penggalang dan Penegak di Jawa Tengah yang telah menunjukkan kinerja yang baik dalam rangka pengembangan dan kemajuan Gugusdepan; sehingga diharapkan para Pembina Gudep Berprestasi akan menjadi teladan dan menumbuhkan inspirasi bagi para Pembina Gudep lainnya di Jawa Tengah dan Kwartir Cabang Grobogan ikut berpartisipasi di dalamnya. 

Dalam babak final, peserta dari Grobogan akan mengikuti tes tertulis pengetahuan umum dan kepramukaan, presentasi makalah best practice, dan verifikasi portofolio “ tutur kak Heru.

Kamis, 03 September 2026

PRAMUKA GROBOGAN PELOPOR GERAKAN KETAHANAN PANGAN

 

GROBOGAN — Gerakan Pramuka Grobogan terus membuktikan peran aktifnya dalam menjawab tantangan bangsa. Melalui sarasehan dalam rangka estafet tunas kelapa, materi bertajuk "Peran Pramuka dalam Mendukung Ketahanan Pangan". Di lapangan SMAN 1 Gabus, Kwarcab Grobogan Bersama Dinas Pertanian dan Dinas Lingkungan Hidup mengajak seluruh anggota Pramuka untuk menjadi pelopor dalam mewujudkan pangan Indonesia yang mandiri, tangguh, dan berkelanjutan.

Ketahanan pangan kini menjadi isu krusial seiring dengan meningkatnya pertumbuhan penduduk, ancaman perubahan iklim, serta berkurangnya minat generasi muda terhadap sektor pertanian. Menjawab tantangan tersebut, Pramuka dinilai memiliki nilai-nilai dasar yang sangat selaras dengan upaya ini, seperti mandiri, gotong royong, peduli, disiplin, kreatif, dan berani memimpin.


Dalam pemaparannya, Kak Angga Prasetya, S.P., Penyuluh Pertanian dari Dinas Pertanian Grobogan, Pramuka diarahkan untuk mengambil peran nyata di sepanjang rantai pangan, Aksi nyata tersebut dirangkum dalam empat langkah utama: Menanam, Merawat, Memanfaatkan, dan Mengedukasi.

Salah satu program unggulan yang diusung adalah gerakan "Satu Anggota, Satu Tanaman" serta pembuatan Kebun Pangan Pramuka. Anggota Pramuka diajarkan memanfaatkan lahan terbatas di lingkungan sekolah, pekarangan rumah, maupun gugus depan menggunakan metode praktis seperti kebun sayur, vertikultur, hingga hidroponik. Komoditas yang dibudidayakan meliputi cabai, tomat, kangkung, sawi, terong, bumbu dapur, hingga tanaman obat.



Tak hanya bertani secara konvensional, Pramuka juga didorong untuk memanfaatkan teknologi pertanian modern dan media sosial guna mengedukasi masyarakat, mengampanyekan diversifikasi pangan lokal (seperti jagung, ubi, singkong, dan pisang), serta menggalakkan gerakan anti-food waste (pencegahan pemborosan makanan).

Bagi kak Budi Mulyono, Pembina Pramuka SMAN 1 Gabus mengatakan kegiatan penanaman bibit pohon dalam Estafet Tunas Kelapa sangat berkesan. Selain menjadi syarat pemenuhan uji SKU/SKK Penegak, aksi nyata ini langsung memperindah lingkungan sekitar dan memberikan kepuasan tersendiri karena dapat berkontribusi menjaga kelestarian alam secara langsung. Penghijauan ini bukan sekadar formalitas pengujian poin SKU/SKK, melainkan investasi masa depan. Kegiatan ini benar-benar membentuk jiwa kepedulian lingkungan yang berkelanjutan pada diri seorang Pramuka

 

PERSONEL TNI KAWAL BARISAN ETAPE TERAKHIR ESTAFET TUNAS KELAPA DI GROBOGAN

 


PURWODADI — Kemeriahan dan gelora semangat mewarnai jalannya kegiatan Estafet Tunas Kelapa (ETK) Pramuka di etape akhir Grobogan ini. Pemandangan menarik dan luar biasa di sepanjang rute perjalanan, di mana deretan barisan personel TNI bersama para guru tampak berbaris rapi tepat di belakang pasukan inti ETK. Anggota dari Yonif TP 452 Satria Ageng Selo yang dipimpin Danru Serda Syaikul Maarif ikut dalam mengawal tunas kelapa ke titik timbang terima Kwarcab Grobogan ke Kwarcab Demak.

Mayor Inf Very Grahita Fitrianang, S.I.P., M.A., selaku Danyonif TP 452 Satria Ageng Selo sangat mendukung kegiatan ETK ini. Keterlibatan prajurit TNI menjadi motivasi besar bagi para tunas muda. Semangat pantang menyerah prajurit menular langsung kepada para anggota Pramuka pembawa cikal. Energi positif yang luar biasa. Sepanjang perjalanan, mereka tak henti-hentinya menyanyikan yel-yel penuh semangat dengan nada kompak dan menggelegar. Sahut-menyahut yel-yel tersebut membakar semangat para anggota Pramuka yang berada di barisan depan sebagai pasukan pembawa cikal.



"Melihat bapak-bapak TNI dan guru-guru kami berbaris rapi serta bernyanyi bersama di belakang, rasa lelah kami seketika hilang. Semangat kami justru semakin membara untuk membawa Tunas Kelapa ini sampai ke titik tujuan," ujar salah satu anggota pasukan pembawa cikal.

Sinergi antara aparat keamanan, tenaga pendidik, dan generasi muda Pramuka ini menyedot perhatian warga masyarakat yang memadati pinggir jalan. Senyum, tepuk tangan, dan sorak-sorai penonton turut menyambut rombongan ETK yang melintas dengan penuh kebanggaan.

Kehadiran barisan TNI dan guru di barisan pendukung bukan sekadar bentuk pengawalan, melainkan simbol sinergi, keteladanan, dan dukungan penuh terhadap pembentukan karakter generasi muda melalui gerakan Pramuka. Kegiatan penyerahan dan perjalanan Tunas Kelapa ini pun berlangsung lancar, tertib, dan penuh rasa kebersamaan.

 

ESTAFET TUNAS KELAPA KWARDA JATENG 2026: HANOMAN PIMPIN ETAPE AKHIR DI KWARCAB GROBOGAN


GODONG, GROBOGAN — Kegiatan Estafet Tunas Kelapa Tahun 2026 Kwartir Daerah Jawa Tengah berlangsung meriah di etape terakhir Kwarcab Grobogan, Rabu, 2 September 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian perjalanan Estafet Tunas Kelapa yang membawa semangat Gerakan Pramuka dalam memperkuat persatuan, kepedulian terhadap lingkungan, serta kontribusi generasi muda bagi pembangunan bangsa.

Suasana kegiatan tampak semarak dengan derap langkah anggota Pramuka yang mengenakan seragam lengkap. Pasukan ETK membawa bendera Merah Putih dan berbagai atribut Gerakan Pramuka, menciptakan pemandangan penuh semangat kebangsaan.



Estafet Tunas Kelapa bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi momentum untuk menanamkan nilai-nilai kedisiplinan, gotong royong, tanggung jawab, persatuan, dan pengabdian kepada masyarakat kepada seluruh anggota Pramuka.

Yang tak luput dari pandangan masyarakat kehadiran sosok "Hanoman", karakter kera putih dalam pewayangan. Seakan menjadi pengawal pasukan di titik akhir timbang terima, Hanoman sepanjang rute SDN 5 Godong menuju SMPN 1 Godong menyapa masyarakat di sepanjang rute kirab menjadi daya tarik tersendiri. Di tengah perjalanan, Hanoman ini bahkan menjadi obyekt foto para Pembina Pramuka di dekat pasukan menciptakan momen keakraban yang hangat.

Sambut Estafet Tunas Kelapa 2026: Pramuka Kwarran Gubug Salurkan Bantuan Kemanusiaan Senilai Tiga Juta Rupiah

GUBUG, 2 September 2026 — Pengurus Kwartir Ranting (Kwarran) Gerakan Pramuka Gubug menyerahkan bantuan bumbung kemanusiaan senilai tiga juta rupiah kepada warga korban musibah kebakaran di Desa Ngroto, Kecamatan Gubug, Kabupaten Grobogan. 

Bantuan yang dihimpun dari anggota Pramuka se-Kwarran Gubug tersebut diserahkan langsung oleh Ketua Kwarran Gubug, Kak Lailatus Saadah kepada dua korban terdampak, yakni Bapak Suparnyo dan Bapak Suratman. 

Penyerahan bantuan dalam rangka Karya Bakti menyambut Estafet Tunas Kelapa 2026 ini turut didampingi oleh Kepala Desa Ngroto, Supardi. Dalam kesempatan tersebut, Kak Lailatus Saadah menyampaikan rasa duka mendalam sekaligus mengingatkan pentingnya kesadaran tanggap bencana di tengah masyarakat. 

Atas aksi cepat ini, Kepala Desa Ngroto Supardi menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Gerakan Pramuka atas kepedulian nyata yang diberikan kepada warganya. 

Penyerahan bantuan ini merupakan bentuk kepedulian atas musibah kebakaran yang terjadi pada Senin (24/8/2026) lalu sekitar pukul 09.05 WIB di RT 002 RW 006 Desa Ngroto. Kebakaran yang diduga dipicu oleh konsleting listrik tersebut melalap rumah kayu milik Suparnyo dan merambat ke rumah Suratman saat kedua kediaman dalam kondisi kosong ditinggal bekerja. Kobaran api yang cepat membesar akibat tiupan angin kencang baru berhasil dipadamkan dalam waktu 30 menit setelah tim pemadam kebakaran dan warga bahu-membahu menangani lokasi. 

Meski tidak menelan korban jiwa, musibah ini mengakibatkan rumah Suparnyo dan Suratman ludes terbakar dengan total kerugian utama ditaksir mencapai Rp125 juta, serta berdampak pada kerusakan ringan di empat rumah warga sekitarnya.

Selasa, 01 September 2026

Ribuan Orang Padati Pinggir Jalan, Sambut Kehadiran ETK Jawa Tengah

Setelah melakukan perjalanan 5 KM di Wilayah Kwarran Gabus dan disemayamkan di SMA Negeri 1 Gabus, Hari ini Rabu 2 September 2026 kembali diberangkatkan dengan star di Halaman Balai Desa Tlogotirto Gabus. 

Ketua DPRD Kabupaten Grobogan, Kakak Lusia Indah Artani yang juga Wakil Ketua Mabicab Gerakan Pramuka hadir untuk melepas Pasukan Estafet Tunas Kelapa beserta Dandim 0717/ Grobogan.

Dalam sambutan Gubernur Jawa Tengah yang dibacakan oleh Ketua DPRD Kabupaten Grobogan, Pramuka di Jawa Tengah diharapkan menjadi penjaga moral bangsa dan sebagai pelopor pembangunan yang berkelanjutan.

Ribuan orang baik dari anggota Pramuka maupun dari beberapa oraganisasi masyarakat diantaranya dari Muslimat, Fatayat, Banser, Tim Penggerak PKK, PGRI dan kelompok seni memadati pinggir jalan untuk memberikan sambutan dan dukungan rerhadap pelaksanaan Estafet Tunas Kelapa di Kwartir Cabang Grobogan.

500 Pramuka Penegak di Kradenan Ikuti Kemah Bakti, Sambut Estafet Tunas Kelapa

Sebanyak 500 orang Pramuka Penegak di Kwartir Ranting Kradenan mengikuti Kemah Bakti yang di gelar oleh Kwartir Ranting Kradenan, peserta yang berasal dari 10 pangkalan Gugus Depan di Wilayah Kwartir Ranting Kradenan ini berkemah di Lapngan Desa Kradenan selama dua hari mulai tanggal 1 – 2 September 2026.

Menurut Kak Munaworah, Ketua Panitia Penyelenggara, Kemah Bakti Pramuka Penegak Kwartir Ranting Kradenan Tahun 2026 merupakan ajang Pertemuan Pramuka Penegak guna mcningkatkan kualitas sumber daya manusia  dan wawasan kepramukaan, serta sarana pengabdian kepada masyarakat.

Selama dua hari, para peserta melakukan kegiatan bakti berupa kebersihan lingkungan di sekitar tempat berkemah, aksi cabut paku dan juga menggelar sosialisasi terakit dengan kehidupan remaja.

Kakak AKP Sutarjo, Kepala Kepolisian Sektor Kradenan pada waktu upacara pembukaan menyampaikan pesan kepada para peserta bahwa kegiatan Kemah Bakti ini bukan sekadar kegiatan rutin atau ajang bersenang-senang, Kemah bakti adalah wadah nyata untuk melatih kedisiplinan, membentuk kemandirian, serta memperkuat rasa peduli terhadap sesama dan lingkungan

Secara simbolis, Wakil Ketua Majelis Pembimbing Pramuka Kwartir Ranting Kradenan menyerahkan perlengkapan bakti kepada peserta.

Gerakan Pramuka Kwarcab Grobogan Salurkan 240 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan

GROBOGAN – Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Grobogan berkolaborasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Grobogan dan PM...