Jumat, 14 Agustus 2026

PERINGATI HARI PRAMUKA KE 65, KWARCAB GROBOGAN LAKSANAKAN SARASEHAN DAN POTONG TUMPENG

Grobogan, 14 Agustus 2026 – Memperingati Hari Pramuka ke-65, Kwartir Cabang (Kwarcab) Grobogan menggelar kegiatan sarasehan yang dilaksanakan dengan penuh kehangatan dan acara potong tumpeng sebagai bentuk tasyakuran dalam peringatan Hari Pramuka ke-65 ini. 

Momen sakral ini menjadi sangat istimewa karena menjadi jembatan emosional yang terjadi antar-generasi. Kwarcab Grobogan secara khusus mengundang para purna pengurus terdahulu dan tokoh-tokoh yang telah mendedikasikan hidupnya demi kemajuan Gerakan Pramuka di Grobogan.

Sebagai bentuk penghormatan, Ketua Kwarcab Grobogan memberikan penghargaan setinggi-tingginya serta ucapan terimakasih yang sangat banyak atas jasa dan dedikasi luar biasa yang telah mereka torehkan selama ini. Namun, daya tarik utama dari acara ini terletak pada simbolisasi estafet kepemimpinan yang begitu kuat. Kehadiran anggota muda dari Dewan Kerja Cabang (DKC) Grobogan membuktikan bahwa kaderisasi di tubuh Gerakan Pramuka Grobogan tetap hidup dan berjalan dinamis. 

Puncak emosional terjadi saat prosesi potong tumpeng. Potongan tumpeng pertama tidak hanya diberikan kepada perwakilan purna pengurus Gerakan Pramuka Kwarcab Grobogan sebagai simbol rasa hormat, tetapi juga diserahkan kepada Sekretaris DKC Grobogan sebagai perwakilan anggota muda juga. 

Prosesi ini menjadi bukti nyata komitmen Gerakan Pramuka Kwarcab Grobogan dalam menjaga keberlanjutan organisasi. Melalui simbol potongan tumpeng tersebut, tongkat estafet perjuangan dan nilai-nilai kepanduan resmi diteruskan dari generasi senior kepada tunas-tunas muda yang siap membawa Gerakan Pramuka Grobogan melompat lebih tinggi di masa depan.

GELORAKAN SEMANGAT, 1.960 ANGGOTA PRAMUKA GROBOGAN SUKSESKAN PERINGATAN HARI PRAMUKA KE-65

Grobogan, 14 Agustus 2026 — Suasana khidmat dan penuh semangat membara menyelimuti Alun-alun Purwodadi pada Jumat (14/8/2026). Sebanyak 1.960 anggota Pramuka berbaris rapi mengikuti Upacara Peringatan Hari Pramuka ke-65 yang diselenggarakan oleh Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Grobogan.

Bupati Grobogan sekaligus Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Kamabicab) Grobogan, Kakak Setyo Hadi, bertindak langsung sebagai Inspektur Upacara dalam peringatan bersejarah ini.

Defile memukau awali jalannya upacara peringatan hari pramuka tahun ini sudah terasa sejak awal acara, para peserta berjalan memasuki lapangan upacara dengan derap langkah tegap dan penuh percaya diri.

Para peserta yang berjumlah 1.960 orang ini merupakan perwakilan dari berbagai pangkalan tingkat SD/MI sederajat, SMP/MTs sederajat, dan SMA/SMK/MA sederajat di lingkup Kwarran Purwodadi.

Atribut yang rapi, variasi formasi yang kreatif, serta kekompakan yang ditunjukkan tiap pangkalan saat defile berhasil memukau panggung kehormatan dan masyarakat yang memadati sekitar Alun-alun Purwodadi.

Upacara kali ini terasa makin istimewa dengan digelarnya prosesi penganugerahan tanda penghargaan Gerakan Pramuka atas dedikasi dan pengabdian para anggota serta pembina di lingkungan Kwarcab Grobogan.

Tanda penghargaan yang disematkan meliputi lencana darma bakti kepada unsur Majelis Pembimbing Cabang atas kontribusi dan sumbangsih besarnya bagi kemajuan Gerakan Pramuka. Sedangkan Lencana Pancawarsa & Lencana Karya Bakti disematkan kepada para Andalan Cabang atas kesetiaan, keaktifan, serta penanggulangan bencana/pengabdian masyarakat secara terus-menerus.

Lencana Pramuka Teladan diberikan kepada anggota muda Pramuka Kwarcab Grobogan yang telah menunjukkan sikap, perilaku, dan prestasi terpuji.

Dalam amanatnya, Kamabicab Grobogan, Kak Setyo Hadi, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kedisiplinan dan antusiasme seluruh peserta. Beliau menekankan pentingnya peran Gerakan Pramuka dalam membentuk karakter generasi muda yang berjiwa Pancasila, tangguh, dan siap membangun daerah.

"Pramuka bukan sekadar pakaian seragam cokelat, melainkan wujud nyata karakter, kedisiplinan, dan kepedulian terhadap sesama. Semangat yang ditunjukkan adik-adik dalam defile dan upacara hari ini adalah bukti bahwa masa depan Grobogan ada di tangan yang tepat," ujar Kak Setyo Hadi.

Momen yang paling ditunggu-tunggu oleh para peserta adalah pengumuman Kejuaraan Defile Terbaik. Suasana berubah riuh penuh kegembiraan saat piala kejuaraan diserahkan secara langsung di tengah rangkaian upacara kepada pangkalan-pangkalan yang berhasil menampilkan performa defile paling memukau dan kompak. Juara defile siaga dari SD 2 Purwodadi sebagai juara 1, disusul SD Islamic sebagai juara dan SD 12 Purwodadi juara 3. Sedangkan golongan penggalang dari SMPN 3 Purwodadi juara 1, SMPN 1 Purwodadi juara 2, dan SMPN 5 Purwodadi juara 3.

Juara 1 golongan penegak dari SMAN 1 Purwodadi, juara 2 SMK Pancasila, dan SMKN 2 Purwodadi juara 3.

Rangkaian Upacara Peringatan Hari Pramuka ke-65 Kwarcab Grobogan ini berjalan lancar, tertib, dan ditutup dengan sesi foto bersama serta ucapan selamat kepada para pemenang kejuaraan defile.

Kamis, 13 Agustus 2026

Kwarran Tawangharjo Menggelar Ulang Janji Pramuka ke-65

Tawangharjo, Kwartir Ranting (Kwarran) Tawangharjo menggelar Renungan Ulang Janji Pramuka ke-65 di Halaman Korwilcam Tawangharjo, Kamis (13/8/2026). Kegiatan yang diikuti pengurus Kwartir Ranting Tawangharjo, Kamabigus Se-Kwarran Tawangharjo (SD, MI, MTs, SMP, SMK, MA), Perwakilan Pembina dari Pangkalan Se-Kwarran Tawangharjo serta Dewan Kerja Ranting (DKR) Tawangharjo sebagai momentum untuk bersatu padu, bergotong royong, dan bersinergi memajukan Gerakan Pramuka di wilayah Tawangharjo, sehingga Pramuka semakin dicintai, semakin relevan dengan perkembangan zaman, dan semakin berperan nyata dalam pembangunan karakter generasi muda Indonesia.

Dalam sambutannya, Ka Kwarran Tawangharjo Kak Suhartoyo berpesan kepada seluruh anggota gerakan pramuka di penjuru Tanah Air, termasuk kita yang berada di Kwartir Ranting 08 Tawangharjo, secara serentak melaksanakan Upacara Ulang Janji Pramuka. Upacara ini bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum sakral bagi setiap anggota Pramuka untuk kembali meneguhkan dan memperbarui janji sucinya, yaitu Trisatya, serta memperbaharui tekad untuk mengamalkan Dasadarma dalam kehidupan sehari-hari.

Enam puluh lima tahun sudah Gerakan Pramuka mengabdi kepada bangsa dan negara, membina generasi muda Indonesia agar memiliki kepribadian yang beriman, bertakwa, berakhlak mulia, berjiwa patriotik, taat hukum, disiplin, menjunjung tinggi nilai-nilai luhur bangsa, serta memiliki kecakapan hidup sebagai kader bangsa. Perjalanan panjang ini telah melahirkan jutaan kader-kader terbaik bangsa yang tersebar di berbagai bidang kehidupan.

Melalui Ulang Janji Pramuka ini, marilah kita renungkan kembali makna Trisatya yang telah kita ikrarkan: menjalankan kewajiban kepada Tuhan Yang Maha Esa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia serta mengamalkan Pancasila; menolong sesama hidup dan mempersiapkan diri membangun masyarakat; serta menepati Dasadarma. Ikrar ini bukan hanya untaian kata, melainkan komitmen moral yang harus tercermin dalam setiap sikap dan perbuatan kita sehari-hari, baik di lingkungan keluarga, sekolah, gugus depan, maupun masyarakat.

Seribu Pramuka Penggalang Ikuti Jambore Ranting Kradenan

Kradenan– Gerakan Pramuka Kwartir Ranting Kradenan menggelar Jambore ranting tahun 2026 yang bertempat di Lapangan Desa Banjardowo. Kegiatan berlangsung tanggal 13-15 Agustus 2026.

Diikuti 64 pangkalan Gugus Depan di Kwartir Ranting Kradenan dengan jumlah 1.000 Pramuka Penggalang.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Sekretaris Kecamatan Kradenan Kak Imam Adi Santoso. Dalam amanatnya, Majelis Pembimbing Ranting berharap agar kegiatan Jambore Ranting Kradenan dapat mendidik adik-adik Pramuka Penggalang menjadi Pramuka yang rajin, terampil dan gembira serta membentuk pribadi yang sesuai dengan nilai-nilai yang tercantum dalam Tri Satya dan Dasa Darma Pramuka.

Pembukaan Jambore Ranting Kradenan berlangsung meriah dan seru dengan penampilan Drumband SMK Taruna kradenan.  

Menurut Kak Sri Agus Rina, Ketua Kwartir Ranting Kradenan, penyelengaraan Jambore Ranting ini diisi dengan kegiatan di alam terbuka yang menarik dan menantang bagi peserta didik diantaranya pionering, ceramah bela negara, pentas seni, senam pagi, bakti masyarakat, penjelajahan dan halang rintang, serta unggun.

Kwartir Ranting Gubug Gelar Ulang Janji Hari Pramuka Ke 65

GUBUG, GROBOGAN — Di bawah hamparan langit malam dan pendar cahaya obor yang temaram, suasana Lapangan Upacara SMA Negeri 1 Gubug mendadak hening dan penuh khidmat pada Kamis malam (13/8/2026). Ratusan insan kepramukaan berhimpun dalam prosesi sakral Ulang Janji Hari Pramuka ke-65, sebuah tradisi perenungan mendalam atas rekam jejak pengabdian organisasi bagi bangsa dan negara.

Mengusung tema strategis "Memantapkan Langkah Organisasi Mendukung Swasembada Pangan Menuju Indonesia Emas 2045", momen ini tidak hanya sekadar mengulang pembacaan Tri Satya, melainkan menegaskan komitmen Gerakan Pramuka untuk hadir menjawab tantangan zaman.

Prosesi Ulang Janji dipimpin langsung oleh Ketua Kwartir Cabang Grobogan, Kak Agus Siswanto dan dihadiri pula Ketua Majelis Pembimbing Ranting (Kamabiran) Gubug, Kak Bambang Supriyadi, didampingi jajaran unsur Majelis Pembimbing Ranting (Mabiran) Gubug, di antaranya Kapolsek Gubug, Komandan Koramil 15/Gubug, serta Korwilcam Gubug.

Pramuka Adaptif dan Ujung Tombak Pengabdian Nyata

Di tengah keheningan malam, seluruh peserta diajak merenungi perjalanan pengabdian setahun ke belakang. Momen refleksi ini menjadi pijakan penting agar Gerakan Pramuka ke depan mampu bertransformasi menjadi organisasi yang lebih adaptif, dinamis, dan semakin "hidup" di tengah masyarakat.

"Melalui momentum Ulang Janji ini, Gugusdepan harus kembali diperkuat sebagai ujung tombak kepramukaan. Gerakan Pramuka dituntut tidak hanya unggul dalam pembinaan karakter, tetapi juga terjun langsung dalam aksi nyata—termasuk mendukung ketahanan dan swasembada pangan nasional demi menyongsong Indonesia Emas 2045."

Rangkaian upacara ditutup dengan doa bersama dan komitmen penuh seluruh pembina serta pengurus untuk membawa Kwarran Gubug menjadi motor penggerak perubahan yang berdampak positif bagi generasi muda dan masyarakat luas.

Kwarcab Grobogan Gelar Ulang Janji dan Sarasehan di Wirosari

Pelaksanaan renungan dan ulang janji dalam rangka menyambut Hari Pramuka ke 65 tingkat Kwartir Cabang Grobogan dilaksanakan pada tanggal 13 Agustus 2026 di SMA Al Islam Wirosari dengan diikuti jajaran Pengurus Kwartir Cabang Grobogan, Majelis Pembimbing Kwartir Ranting Wirosari, jajaran Pengurus Kwartir Ranting Wirosari, para Ketua Majelis Pembimbing Gugus Depan, Pembina Gugus Depan dan Pramuka Penegak Kwartir Ranting Wirosari.

Kakak Wahono, Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata (Disporabudpar) Kabupaten Grobogan, anggota Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Gerakan Pramuka bertindak sebagai pembina upacara ulang janji.

Di depan peserta renungan dan ulang janji, Kepala Disporabudpar Kabupaten Grobogan ini mengajak kepada anggota Pramuka di Kabupaten Grobogan untuk mengingat kembali, meneguhkan, dan memperbarui komitmen seorang Pramuka terhadap kode kehormatan Satya dan Darma Pramuka. 

Usai renungan dan ulang janji dilanjutkan dengan sarasehan, pada kesempatan ini Kak Wahono juga mengingatkan bahwa anggota Pramuka punya peran untuk mendukung swadaya pangan menuju Indonesia Emas Tahun 2045, dalam rangka dukungan dan tercapainya cita- cita tersebut anggota Pramuka perlu membekali dirinya dengan kecakapan dan ketrampilan.

Maknai Ulang Janji Pramuka ke-65, Kwarran Penawangan Gelar Diskusi Terbuka dan Doa Bersama

Penawangan, Kwartir Ranting (Kwarran) 11.15.15 Penawangan menggelar Renungan Ulang Janji Pramuka ke-65 di SMP Negeri 2 Penawangan, Kamis (13/8/2026). Kegiatan yang diikuti pengurus Kwartir Ranting Penawangan, anggota Majelis Pembimbing Ranting (Mabiran), serta tamu undangan ini menjadi momentum untuk memperkuat komitmen dalam mengamalkan nilai-nilai Tri Satya dan Dasa Darma Pramuka sebagai landasan pembentukan karakter generasi muda.

Usai renungan, kegiatan dilanjutkan dengan diskusi terbuka yang dipimpin Kapolsek Penawangan selaku Wakil Ketua Mabiran Penawangan, Kakak Sutarjo Diskusi tersebut memfokuskan pembahasan pada pentingnya koordinasi dalam penyelenggaraan organisasi Gerakan Pramuka di wilayah Penawangan. Melalui forum ini, para peserta diajak memperkuat komunikasi, menyamakan persepsi, serta membangun sinergi dalam pelaksanaan berbagai program kerja kepramukaan.

Dalam arahannya, Kak Sutarjo menegaskan bahwa Gerakan Pramuka memiliki peran strategis dalam membentuk karakter generasi muda. "Pramuka merupakan wadah generasi muda yang beriman, disiplin, cinta tanah air, dan siap membangun bangsa," ujarnya. Ia menambahkan bahwa koordinasi merupakan kunci utama keberhasilan organisasi. "Untuk itu maka koordinasi merupakan hal mutlak yang harus kita jalankan bersama, jangan sampai kita saling menunggu. Mari kita saling mengingatkan dan saling terbuka dalam memajukan Pramuka di Penawangan," tegasnya.

Lebih lanjut, Kak Sutarjo mengajak seluruh jajaran Kwarran Penawangan untuk meningkatkan intensitas koordinasi dalam setiap kegiatan kepramukaan. Menurutnya, komunikasi yang baik akan menjadi fondasi keberhasilan pelaksanaan program kerja. "Kita perlu lebih intensif dalam koordinasi kegiatan-kegiatan kepramukaan di Penawangan. Mari kita kerjakan program kerja dengan baik, tentunya diawali dari koordinasi yang baik," pesannya.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan doa bersama sebagai bentuk penghormatan kepada para pahlawan yang telah gugur dalam memperjuangkan kemerdekaan Republik Indonesia. Doa juga dipanjatkan untuk kemajuan Gerakan Pramuka di Kwartir Ranting 11.15.15 Penawangan agar semakin solid, berprestasi, serta mampu mencetak generasi muda yang berkarakter, berintegritas, dan memiliki semangat pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.

Perkokoh Karakter Pemimpin Masa Depan, Kwarran dan Mabiran Toroh Gelar Renungan Ulang Janji Hari Pramuka ke-65

TOROH, GROBOGAN (13 Agustus 2026) – Menjelang Peringatan Hari Pramuka ke-65 Tahun 2026, Kwartir Ranting (Kwarran) bersama Majelis Pembimbing Ranting (Mabiran) Gerakan Pramuka Toroh menggelar kegiatan Sarasehan dan Renungan Ulang Janji pada Kamis malam (13/8/2026). Acara bertema peneguhan komitmen pengabdian dan penguatan karakter generasi muda ini berlangsung khidmat di Aula Korwil Bidang Pendidikan Kecamatan Toroh.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Camat Toroh selaku Ketua Mabiran (Kamabiran), Indah Dwi Handayani serta dihadiri oleh jajaran Forkopimcam Toroh, Pengurus Kwarran, Korwil Bidang Pendidikan, para Ketua Majelis Pembimbing Gugus Depan (Kamabigus) sekolah/pangkalan, Pembina Pramuka, serta pengurus Dewan Kerja Ranting (DKR) Toroh.

Refleksi Pengabdian dan Peneguhan Komitmen 

Dalam amanatnya, Ketua Mabiran Toroh Indah Dwi Handayani menekankan bahwa tradisi Renungan Malam dan Ulang Janji menjelang Peringatan Hari Pramuka bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan momentum penting untuk mengintrospeksi diri dan memperkuat komitmen terhadap Pancasila, Tri Satya, dan Dasa Darma.

"Di usia Gerakan Pramuka yang ke-65 tahun ini, nilai-nilai kepramukaan harus tetap menjadi benteng moral yang teguh di tengah pesatnya dinamika zaman. Pramuka adalah kawah candradimuka yang paling efektif dalam melatih kemandirian, kedisiplinan, dan kepemimpinan generasi muda," tegas Indah Dwi Handayani.

Arahan Strategis Kepramukaan di Toroh

Dalam kesempatan tersebut, Kamabiran Toroh menyampaikan poin-poin arahan strategis bagi pengembangan Gerakan Pramuka di wilayah Kecamatan Toroh:

Penguatan Karakter dan Kepemimpinan Masa Depan: Menjadikan setiap jenjang pembinaan—mulai dari Siaga, Penggalang, Penegak, hingga Pandega—sebagai ruang simulasi nyata kepemimpinan. Dalam hal ini, DKR diharapkan menjadi wadah aktif bagi Pramuka Penegak/Pandega untuk berinovasi, berkarya, dan menjadi wadah pembinaan generasi muda.

Ketauladanan Pembina dan Kamabigus: Mendorong para Kamabigus dan Pembina untuk terus mendampingi peserta didik dengan penuh keikhlasan, keteladanan, dan semangat Ing Ngarsa Sung Tuladha, guna melahirkan generasi pembawa perubahan positif.

Pengabdian Nyata bagi Masyarakat: Mewujudkan komitmen Satyaku Kudarmakan, Darmaku Kubaktikan melalui aksi kepedulian sosial, kemanusiaan, dan kepedulian lingkungan secara konsisten di wilayah Toroh.

Khidmatnya Prosesi Renungan Ulang Janji

Puncak acara ditandai dengan Prosesi Renungan dan Ulang Janji Tri Satya. Dalam suasana hening bertabur cahaya lilin, seluruh peserta yang terdiri dari jajaran pimpinan Mabiran, Pengurus Kwarran, Kamabigus, Pembina, hingga anggota DKR meresapi kembali janji luhur Pramuka sebagai bentuk kesetiaan mengabdi bagi masyarakat, bangsa, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Acara ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan bangsa serta kelancaran Apel Besar Peringatan Hari Pramuka ke-65 yang dijadwalkan berlangsung pada esok hari di 16 Desa di wilayah Kecamatan Toroh.

KOBARKAN SEMANGAT HARI PRAMUKA KE-65, KWARRAN GUBUG GELAR KURSUS ORIENTASI SINGKAT KAMABIGUS DI SMAN 1 GUBUG

GUBUG, GROBOGAN — Suasana Aula SMA Negeri 1 Gubug mendadak riuh penuh semangat pada Kamis (13/8/2026). Menjelang puncak peringatan Hari Pramuka ke-65, sebanyak 58 Ketua Majelis Pembimbing Gugusdepan (Kamabigus) dari jenjang SD, SMP, hingga SMA/SMK se-Kwartir Ranting (Kwarran) Gubug berkumpul dalam gelaran Kursus Orientasi Singkat (KOS). Lebih dari sekadar pertemuan rutin, agenda ini menjadi wadah konsolidasi besar untuk memompa kembali nafas kepramukaan di tingkat pangkalan.

Mengangkat tema besar "Penguatan Peran Kamabigus dalam Mewujudkan Gugusdepan yang Unggul, Aktif, dan Berkarakter", kegiatan ini dibuka langsung oleh Ketua Kwartir Cabang 15 Grobogan, Kak Agus Siswanto.

Dalam pesannya yang membakar semangat, Kak Agus menegaskan bahwa gugusdepan adalah jantung utama gerak Pramuka.

"Gugusdepan adalah ujung tombak hidup dan matinya gerakan Pramuka. Tanpa pangkalan yang aktif dan Kamabigus yang komit, kepramukaan di tingkat kwartir tidak akan bisa bergerak berdampak," tegas Kak Agus. 

Tak hanya memberikan pengarahan, Ka Kwarcab juga melempar tantangan terbuka bagi jajaran pengurus Kwarran Gubug untuk mendongkrak secara signifikan jumlah capaian Pramuka Garuda tahun ini.

Dua narasumber dihadirkan untuk membekali para kepala sekolah dan pimpinan pangkalan. Sekretaris Kwarcab Grobogan, Kak Suyitno membedah tuntas manajemen pengelolaan gugusdepan hingga optimalisasi peran fungsi Majelis Pembimbing. Diskusi berlanjut semakin mendalam saat Ketua Pusdiklatcab Grobogan, Kak Prawoto, memaparkan materi penguatan struktur organisasi agar gugusdepan mampu adaptif menjawab tantangan zaman.

Puncak acara ditandai dengan momen penuh kebersamaan. Dipimpin langsung oleh Ketua Kwarran Gubug, Kak Lailatus Saadah seluruh peserta merumuskan berita acara komitmen bersama. 

Satu per satu Kamabigus melangkah maju untuk membubuhkan tanda tangan di atas piagam kesepakatan—sebuah simbol ikrar dukungan moral, material, dan kelembagaan demi melesatkan kapasitas Gerakan Pramuka di Kwarran Gubug.

"Komitmen ini bukan sekadar tanda tangan di atas kertas, melainkan bukti keberpihakan kita pada pembentukan karakter generasi muda," ujar Kak Lailatus Saadah penuh optimisme.

Sebagai penutup agenda siang itu, Kak Lailatus Saadah juga mengajak seluruh peserta untuk melanjutkan gelora semangat dengan menghadiri Ulang Janji Hari Pramuka ke-65, yang digelar pada Kamis malam pukul 19.00 WIB di Lapangan Upacara SMA Negeri 1 Gubug.

Minggu, 09 Agustus 2026

Kunjungi Perkemahan di SMA Negeri Karangrayung, DKC Grobogan Sampaikan Asyiknya Dunia Penegak

Pendidikan Kepramukaan adalah proses pembentukan kepribadian, kecakapan hidup, dan akhlak mulia Pramuka melalui penghayatan dan pengamalan nilai-nilai kepramukaan. Momentum Perkemahan Penerimaan Tamu Ambalan di Ambalan Aji Saka dan Dewi Sekartaji Gugus Depan Grobogan 14-049/14-060 SMA Negeri 1 Karangrayung yang dilaksanakan pada tanggal 7 – 8 Agustus 2026 dimanfaatkan oleh Dewan Kerja Cabang (DKC) Kwartir Cabang Grobogan untuk menyampaikan sosialisasi Pola dan Mekanisme Pembinaan bagi Pramuka Penegak.

Dihadapan Pengurus Dewan Ambalan dan Tamu Ambalan, Erganza Shandya Pengurus DKC Grobogan menyampaikan bahwa Ambalan adalah satuan gerak untuk golongan Pramuka Penegak, dan dipimpin oleh Pradana dengan pendamping pembina ambalan, Pramuka Penegak berumur 16 -20 Tahun dengan tahapan mekanisme dari menjadi Tamu Ambalan, Calon Penegak dan selanjutnya Calon Penegak yang telah memenuhi Syarat Kecakapan Umum (SKU) bagi Penegak Bantara dan mentaati adat ambalam dilantik menjadi Penegak Bantara.

Ergansa juga menambahkan bahwa dalam dunia penegak ada beberapa wadah pembinaan, diantaranya di Gugus Depan, Satuan Karya dan Kwartir,apabila prosesnya diikuti dengan baik banyak kegiatan yang menarik, menantang dan ada nilai-nilai pendidikan di dalamnya.

Prinsip dari Pembinaan Pramuka penegak adalah untuk mempersiapkan diri sebagai pemimpin yang bertanggungjawab kepada diri sendiri, keluarga, masyarakat, bangsa, negara dan Tuhan Yang Maha Esa, melalui tri bina yaitu: bina diri, bina satuan, dan bina masyarakat.

Sementara itu disampaikan oleh Kak Ika Agustiningsih, Pembina Pramuka SMA Negeri 1 Karangrayung, kegiatan yang berlangsung dua hari ini dibuka oleh Ketua Majelis Pembimbing Gugus Depan (Kamabigus/Kepala Sekolah) Kak Abas Dwi Hasan dan diikuti peserta sebanyak 360 orang, selain materi dari DKC Kwarcab Grobogan para peserta diajak kegiatan jelajah alam untuk mengetahui lingkungan sekitar pangkalan Gugus Depan.

Tidak hanya Penjelajahan, Peserta Perkemahan Gelar Doa Bersama

Gugus Depan Grobogan 16 -107/16 -108 yang berpangkalan di SMP Negeri 2 Gubug menyelenggarakan perkemahan bagi peserta didiknya selama dua hari di area sekolah. Kegiatan yang berlangsung pada Hari Jum’at sampai dengan Sabtu tanggal 7-8 Agustus 2026 diikuti oleh 355 peserta Pramuka Penggalang.

Menariknya selain digelar kegiatan yang bersifat menantang seperti outbond, pentas seni, penjelajahan dan halang rintang, di dalam kegiatan Perkemahan Jum’at Sabtu (Perjusa) ini juga dilaksanakan kegiatan do’a bersama dalam bentuk istiqhosah. 

Disampaikan oleh Kak Lailatus Sa’adah, Ketua Majelis Pembimbing Gugus Depan (Kamabigus/Kepala Sekolah), penyelenggaraan kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan semangat, disiplin, dan tanggung jawab, kegiatan ini menjadi wadah pembentukan karakter peserta didik dengan berbagai aktivitas yang dikemas secara menyenangkan, peserta didik diajak untuk mempraktikkan nilai-nilai Tri Satya dan Dasa Darma Pramuka dalam kehidupan nyata.

Selain kegiatan outbond, pentas seni, penjelajahan dan halang rintang, peserta perkemahan mengikuti Istighosah sebagai bagian dari pembinaan spiritual, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk menumbuhkan rasa syukur, memperkuat keimanan, serta membentuk pribadi peserta didik yang tidak hanya aktif dan terampil, tetapi juga memiliki akhlak yang baik” tutur Kak Lailatus Sa’adah.

PERINGATI HARI PRAMUKA KE 65, KWARCAB GROBOGAN LAKSANAKAN SARASEHAN DAN POTONG TUMPENG

Grobogan, 14 Agustus 2026 – Memperingati Hari Pramuka ke-65, Kwartir Cabang (Kwarcab) Grobogan menggelar kegiatan sarasehan yang dilaksanaka...