GUBUG, GROBOGAN — Di bawah hamparan langit malam dan pendar cahaya obor yang temaram, suasana Lapangan Upacara SMA Negeri 1 Gubug mendadak hening dan penuh khidmat pada Kamis malam (13/8/2026). Ratusan insan kepramukaan berhimpun dalam prosesi sakral Ulang Janji Hari Pramuka ke-65, sebuah tradisi perenungan mendalam atas rekam jejak pengabdian organisasi bagi bangsa dan negara.
Mengusung tema strategis "Memantapkan Langkah Organisasi Mendukung Swasembada Pangan Menuju Indonesia Emas 2045", momen ini tidak hanya sekadar mengulang pembacaan Tri Satya, melainkan menegaskan komitmen Gerakan Pramuka untuk hadir menjawab tantangan zaman.
Prosesi Ulang Janji dipimpin langsung oleh Ketua Kwartir Cabang Grobogan, Kak Agus Siswanto dan dihadiri pula Ketua Majelis Pembimbing Ranting (Kamabiran) Gubug, Kak Bambang Supriyadi, didampingi jajaran unsur Majelis Pembimbing Ranting (Mabiran) Gubug, di antaranya Kapolsek Gubug, Komandan Koramil 15/Gubug, serta Korwilcam Gubug.
Pramuka Adaptif dan Ujung Tombak Pengabdian Nyata
Di tengah keheningan malam, seluruh peserta diajak merenungi perjalanan pengabdian setahun ke belakang. Momen refleksi ini menjadi pijakan penting agar Gerakan Pramuka ke depan mampu bertransformasi menjadi organisasi yang lebih adaptif, dinamis, dan semakin "hidup" di tengah masyarakat.
"Melalui momentum Ulang Janji ini, Gugusdepan harus kembali diperkuat sebagai ujung tombak kepramukaan. Gerakan Pramuka dituntut tidak hanya unggul dalam pembinaan karakter, tetapi juga terjun langsung dalam aksi nyata—termasuk mendukung ketahanan dan swasembada pangan nasional demi menyongsong Indonesia Emas 2045."
Rangkaian upacara ditutup dengan doa bersama dan komitmen penuh seluruh pembina serta pengurus untuk membawa Kwarran Gubug menjadi motor penggerak perubahan yang berdampak positif bagi generasi muda dan masyarakat luas.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar