Kamis, 03 September 2026

PRAMUKA GROBOGAN PELOPOR GERAKAN KETAHANAN PANGAN

 

GROBOGAN — Gerakan Pramuka Grobogan terus membuktikan peran aktifnya dalam menjawab tantangan bangsa. Melalui sarasehan dalam rangka estafet tunas kelapa, materi bertajuk "Peran Pramuka dalam Mendukung Ketahanan Pangan". Di lapangan SMAN 1 Gabus, Kwarcab Grobogan Bersama Dinas Pertanian dan Dinas Lingkungan Hidup mengajak seluruh anggota Pramuka untuk menjadi pelopor dalam mewujudkan pangan Indonesia yang mandiri, tangguh, dan berkelanjutan.

Ketahanan pangan kini menjadi isu krusial seiring dengan meningkatnya pertumbuhan penduduk, ancaman perubahan iklim, serta berkurangnya minat generasi muda terhadap sektor pertanian. Menjawab tantangan tersebut, Pramuka dinilai memiliki nilai-nilai dasar yang sangat selaras dengan upaya ini, seperti mandiri, gotong royong, peduli, disiplin, kreatif, dan berani memimpin.


Dalam pemaparannya, Kak Angga Prasetya, S.P., Penyuluh Pertanian dari Dinas Pertanian Grobogan, Pramuka diarahkan untuk mengambil peran nyata di sepanjang rantai pangan, Aksi nyata tersebut dirangkum dalam empat langkah utama: Menanam, Merawat, Memanfaatkan, dan Mengedukasi.

Salah satu program unggulan yang diusung adalah gerakan "Satu Anggota, Satu Tanaman" serta pembuatan Kebun Pangan Pramuka. Anggota Pramuka diajarkan memanfaatkan lahan terbatas di lingkungan sekolah, pekarangan rumah, maupun gugus depan menggunakan metode praktis seperti kebun sayur, vertikultur, hingga hidroponik. Komoditas yang dibudidayakan meliputi cabai, tomat, kangkung, sawi, terong, bumbu dapur, hingga tanaman obat.



Tak hanya bertani secara konvensional, Pramuka juga didorong untuk memanfaatkan teknologi pertanian modern dan media sosial guna mengedukasi masyarakat, mengampanyekan diversifikasi pangan lokal (seperti jagung, ubi, singkong, dan pisang), serta menggalakkan gerakan anti-food waste (pencegahan pemborosan makanan).

Bagi kak Budi Mulyono, Pembina Pramuka SMAN 1 Gabus mengatakan kegiatan penanaman bibit pohon dalam Estafet Tunas Kelapa sangat berkesan. Selain menjadi syarat pemenuhan uji SKU/SKK Penegak, aksi nyata ini langsung memperindah lingkungan sekitar dan memberikan kepuasan tersendiri karena dapat berkontribusi menjaga kelestarian alam secara langsung. Penghijauan ini bukan sekadar formalitas pengujian poin SKU/SKK, melainkan investasi masa depan. Kegiatan ini benar-benar membentuk jiwa kepedulian lingkungan yang berkelanjutan pada diri seorang Pramuka

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Sukses Lintasi 7 Kwarran, Kwarcab Grobogan Sabet Juara 3 Aspek Penyelenggaraan Estafet Tunas Kelapa Kwarda Jateng 2026

Semarak prestasi Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Grobogan semakin lengkap pada ajang Peringatan Hari Pramuka Kwarda Jawa Tengah Tah...