Minggu, 27 September 2026

Kwartir Ranting Gerakan Pramuka Tawangharjo secara resmi membuka ajang Lomba Cepat Tepat (LCT) Pramuka Tahun 2026.

Upacara pembukaan berlangsung penuh khidmat dan antusias di MA Suniyyah Selo pada Senin pagi, 28 September 2026.

Kegiatan seru ini diikuti oleh sebanyak 174 anggota Pramuka dari berbagai jenjang, yang terbagi dalam tiga tingkatan golongan, yaitu Siaga, Penggalang, dan Penegak. Seluruh peserta tampak siap menguji wawasan, ketangkasan, dan kekompakan tim dalam ajang bergengsi tingkat ranting tersebut.

Pembina Upacara, Kak Joko Supriyanto selaku Kamabiran secara resmi membuka kegiatan LCT Pramuka ini. Dalam amanatnya, beliau memberikan semangat dan motivasi tinggi kepada seluruh peserta yang hadir.

"Lomba Cepat Tepat ini bukan sekadar ajang untuk memperebutkan piala atau mencari siapa yang menjadi juara, tetapi juga menjadi wadah mempererat tali silaturahmi, mengasah wawasan kepramukaan, serta membentuk karakter generasi muda yang cerdas, tangkas, dan berintegritas," ujar Kak Joko Supriyanto dalam sambutannya.

Beliau juga mengingatkan seluruh peserta untuk senantiasa menjunjung tinggi nilai-nilai Dasa Darma dan Kode Kehormatan Pramuka selama berjalannya perlombaan.

"Kalah dan menang adalah hal yang biasa dalam sebuah kompetisi. Yang terpenting adalah kejujuran, semangat pantang menyerah, serta rasa persaudaraan di antara sesama anggota Pramuka," tambahnya.

Usai upacara pembukaan, seluruh peserta dari golongan Siaga, Penggalang, hingga Penegak langsung bersiap memasuki babak penyisihan di ruangan yang telah disiapkan oleh panitia di MA Suniyyah Selo. Ajang LCT ini diharapkan mampu mencetak kader-kader Pramuka yang berprestasi dan siap membawa nama baik Kwartir Ranting Tawangharjo di tingkat yang lebih tinggi.

Jumat, 25 September 2026

Pramuka SMPN 2 Toroh Salurkan Bantuan 5.000 Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan di Desa Depok

GROBOGAN – Sebagai bentuk kepedulian sosial terhadap warga yang terdampak musim kemarau, Pangkalan Pramuka SMPN 2 Toroh menggelar kegiatan penyaluran (dropping) bantuan air bersih sebanyak 5.000 liter di Dusun Kemiri, Desa Depok, Kecamatan Toroh, pada Jumat (25/9/2026).

Bantuan air bersih tersebut difokuskan untuk membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari warga di wilayah RT 03 RW 07 Dusun Kemiri yang sedang mengalami krisis air bersih akibat kekeringan.

Ketua Majelis Pembimbing Gugusdepan (Kamabigus) SMPN 2 Toroh, Kak Pudjijatmo, menyampaikan bahwa aksi kemanusiaan ini merupakan inisiatif nyata dari seluruh anggota Pramuka SMPN 2 Toroh dalam merespons kondisi kekeringan yang melanda wilayah sekitar.

"Penyaluran air bersih ini merupakan wujud kepedulian dan empati para anggota Pramuka SMPN 2 Toroh terhadap masyarakat yang sedang mengalami kesulitan air bersih di musim kemarau. Kami berharap bantuan ini dapat sedikit meringankan beban warga Dusun Kemiri," ujar Kak Pudjijatmo.

Kegiatan pendistribusian air bersih berjalan dengan lancar dan disambut antusias oleh warga setempat. Melalui aksi nyata ini, Pramuka SMPN 2 Toroh terus berkomitmen untuk menanamkan jiwa sosial dan nilai-nilai Dasa Darma Pramuka kepada peserta didik, khususnya dalam membantu sesama yang membutuhkan.



Kwartir Ranting Tawangharjo Serahkan Bantuan untuk Korban Kebakaran

Pada Hari Kamis 24 September 2026, bertempat di Desa Tarub dan Godan Kecamatan Tawangharjo, Kwartir Ranting Tawangharjo menyalurkan bantuan untuk korban kebakaran yang terjadi pada pertengahan Bulan Agustus 2026 di dua desa tersebut.

Penyerahan uang senilai Rp 8.500.000 dan sembako (gula, teh, minyak goreng, mie instan, kopi, susu, tepung terigu, kecap dan telur) ini diberikan di 2  lokasi yang terkena  musibah rumah  kebakaran yaitu di Dusun Trisik Desa Tarub  Tawangharjo dengan korban Bapak Slamet dan Pak Mahrudi waktu kejadian Jumat, 14 Agustus 2026 dan di Dusun Pojok  Desa Godan Kecamatan Tawangharjo Bapak  Sanusi, Ibu Jami dan Ibu Endang, kejadian kebakaran  Sabtu, 15 Agustus 2026

Bantuan yang terhimpun dari sukarelawan anggota Pramuka di Kwartir Ranting Tawangharjo diserahkan oleh Ketua Kwartir Ranting Tawangharjo Kak Suharyono dengan dihadiri oleh Pengurus PGRI Cabang Tawangharjo, perwakilan Kamabigus, Kepala Desa Tarub, Kepala Dusun Godan Timur.

Ketua Kwartir Ranting Tawangharjo menyampaikan bahwa penyerahan bantuan sebagai wujud nyata Dasa Darma Pramuka.

Penyerahan bantuan ini merupakan bentuk pengamalan nyata dari Dasa Darma, khususnya darma kedua "Cinta alam dan kasih sayang sesama manusia", serta keharusan setiap anggota Pramuka untuk senantiasa rela menolong dan tabah, dan dalam rangka penguatan solidaritas dan gotong royong.

Musibah yang menimpa warga di Desa Tarub dan Desa Godan adalah duka bersama. Bantuan yang dihimpun dari bumbung kemanusiaan dan donasi anggota Pramuka ini diharapkan dapat sedikit mengurangi  beban serta mempercepat pemulihan para korban. 

Sementara itu Kepala Desa Tarub Bapak Maskuri memberikan apresiasi dan rasa terima kasih atas nama Pemerintah Desa Tarub dan keluarga korban.

Kepedulian dan  Kehadiran  yang ditunjukkan oleh jajaran Kwartir Ranting  Tawangharjo menjadi bukti nyata bahwa semangat gotong royong dan kemanusiaan di Kecamatan Tawangharjo masih sangat kuat "tutur Bapak Maskuri".

Kamis, 24 September 2026

405 Anggota Pramuka Ikuti LCTP Kwarran Purwodadi, Bersiap Menuju Tingkat Cabang

Purwodadi, 24 September 2026, Kwartir Ranting Purwodadi sukses menggelar Lomba Cepat Tepat Pramuka (LCTP) yang berlangsung semarak di kompleks SD Negeri 1, 2, 4, dan 7 Kuripan. Ajang unjuk wawasan dan ketangkasan ini menjadi momen unjuk gigi bagi ratusan anggota pramuka dari berbagai pangkalan di wilayah Purwodadi.

Tercatat sebanyak 405 anggota pramuka turut ambil bagian dalam kompetisi bergengsi tingkat ranting ini. Peserta yang hadir merupakan perwakilan dari tiga golongan kepramukaan, yakni siaga, penggalang, dan penegak se-Kwarran Purwodadi. Mereka beradu kecerdasan, kecepatan, dan kerja sama tim untuk memperebutkan gelar juara di masing-masing tingkatan.

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Ketua Kwarran Purwodadi, Kak Narto Dalam sambutannya, beliau memompa semangat para peserta sekaligus mengingatkan pentingnya menanamkan nilai-nilai kepramukaan dalam setiap perlombaan.

"Jadilah peserta lomba yang jujur dan penuh semangat untuk meraih juara dalam kegiatan ini," tegas Kak Narto di hadapan ratusan peserta. Beliau menekankan bahwa gelar juara akan jauh lebih bermakna jika diraih dengan menjunjung tinggi integritas dan sportivitas.

LCTP tingkat ranting ini terpilih 3 juara tergiat putra dan putri dari tiap golongan. Juara siaga putra oleh pangkalan MI Unggulan Masjid Besar Jabalul Koir, disusul SDN 4 Purwodadi dan SDN 2 Nambuhan. MI Unggulan Masjid Besar Jabalul Koir mengawinkan juara 1 siaga putri, disusul oleh SDN 1 Genuksuran dan SDN 2 Candisari. Sedangkan dari golongan penggalang pangkalan SMPN 3 Purwodadi, SMPN 1 Purwodadi dan SMP Islam Integral Lukman Al Hakim mengawinkan juara 1,2 dan 3 putra dan putri. Golongan penegak Putra juara 1 SMKN 2 Purwodadi, disusul SMKN 1 Purwodadi dan MAN 1 Grobogan. Sedangkan juara penegak putri diraih 1 SMAN 1 Purwodadi, disusul oleh MAN 1 Grobogan dan SMKN 1 Purwodadi.

Nantinya, para juara 1 dari tiap golongan akan mewakili Kwarran Purwodadi untuk berlaga pada ajang LCTP di tingkat Kwartir Cabang. Kompetisi tingkat cabang tersebut dijadwalkan akan diselenggarakan pada tanggal 4 Oktober 2026 mendatang di SMKN 2 Purwodadi. Diharapkan, perwakilan yang terpilih nantinya dapat terus mengasah kemampuan dan kembali menorehkan prestasi gemilang untuk mengharumkan nama Kwarran Purwodadi di tingkat cabang.

Adu Ketangkasan Komunikasi Darurat Di LCTP Kwarran Purwodadi

Purwodadi, 24 September 2026. Rangkaian Lomba Cepat Tepat Pramuka (LCTP) Kwartir Ranting Purwodadi semakin menantang dengan digelarnya uji praktik pengiriman pesan menggunakan bendera semaphore dan sandi morse. Bertempat di lapangan timur kompleks SD Negeri 1, 2, 4, dan 7 Kuripan, kategori ini menjadi ajang pembuktian fokus dan ketangkasan bagi anggota pramuka golongan penggalang dan penegak.

Kategori khusus ini diikuti oleh peserta yang terdiri dari 6 pangkalan Penggalang (putra dan putri) serta 6 pangkalan Penegak. Di bawah terik matahari, para peserta terlihat memamerkan konsentrasi tinggi serta gerakan tangan yang cekatan saat bertugas mengirim dan menerima pesan rahasia. Mereka dituntut untuk tidak hanya mengutamakan kecepatan, tetapi juga ketepatan dalam menerjemahkan setiap kode yang diisyaratkan dari jarak 20 meter.

Praktik semaphore dan morse dalam LCTP ini bukan sekadar uji memori hafalan kepramukaan biasa. Ujian ini ditekankan pada fungsi utamanya sebagai alat komunikasi darurat. Dalam situasi krisis, bencana alam, atau ketika teknologi komunikasi modern dan jaringan digital mengalami kegagalan total, keterampilan menggunakan sandi dan isyarat visual ini menjadi metode yang sangat vital di lapangan.

Azzam, salah satu peserta dari pangkalan SMPN 1 Purwodadi bertutur bahwa berlatih semaphore sebagai solusi komunikasi alternatif saat darurat, sekaligus melatih fokus disaat ketergantungan pada HP. Mengingat pentingnya kemampuan bertahan hidup dan komunikasi taktis tersebut, praktik berkirim pesan ini menjadi salah satu aspek penilaian krusial dalam LCTP Kwarran Purwodadi. 

Akumulasi nilai dari ketepatan memecahkan sandi ini akan sangat menentukan akumulasi poin akhir pangkalan. Pangkalan dengan perolehan nilai terbaik akan semakin dekat dengan gelar juara, sekaligus membuka jalan untuk mewakili Kwarran Purwodadi ke ajang LCTP tingkat Kwartir Cabang pada 4 Oktober 2026 mendatang.

Minggu, 20 September 2026

PEDULI KORBAN KEBAKARAN, PRAMUKA MTs & MA YAFALAH MENYERAHKAN BUMBUNG KEMANUSIAAN

Gubug, Sabtu, 19 September 2026. Musibah kebakaran yang menimpa salah satu rumah warga di Dusun Sambirejo, Desa Putatnganten, menggerakkan kepedulian keluarga besar MTs dan MA Yafalah Ginggangtani Gubug Grobogan untuk hadir dan memberikan dukungan kepada warga yang terdampak dengan penyerahan uang tunai sebesar Rp 1.500.000,00 dari bumbung kepramukaan gugusdepan.

Melalui kegiatan Bakti Pramuka, Gugus Depan 16-127 / 16-128 Pangkalan MTs Yafalah dan Gugus Depan 16-153 / 16-154 Pangkalan MA Yafalah Ginggangtani bersama turut berpartisipasi dalam penyaluran bantuan kepada keluarga yang terkena musibah.

Kegiatan tersebut diarahkan langsung oleh Kepala MTs Yafalah, Kak Anizar dan Kepala MA Yafalah, Kak Rizki. Kehadiran para siswa bukan hanya untuk menyerahkan bantuan, tetapi juga menjadi bentuk dukungan moral agar keluarga yang terdampak tidak merasa menghadapi musibah seorang diri.

Dalam kesempatan tersebut, warga yang terdampak menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi atas perhatian serta kepedulian yang diberikan keluarga besar MTs dan MA Yafalah. Bantuan yang diberikan dinilai sangat berarti, terutama di tengah kondisi keluarga yang sedang berusaha bangkit setelah kehilangan akibat musibah.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kepedulian dan bantuan yang diberikan. Semoga kebaikan dari MTs dan MA Yafalah dibalas dengan kebaikan yang lebih besar,” ungkap salah satu pihak dari keluarga yang terdampak. Ungkap Darso, pemilik rumah.

Kepedulian tersebut juga menjadi pengingat bahwa dalam menghadapi musibah, dukungan dan kebersamaan masyarakat sangat berarti bagi mereka yang sedang berusaha bangkit. Semoga bantuan dan perhatian yang diberikan dapat menjadi penyemangat bagi keluarga yang terdampak untuk kembali bangkit dan menjalani hari-hari ke depan dengan penuh ketabahan.

KARYA BAKTI PRAMUKA, MTs & MA YAFALAH GINGGANGTANI: Penyerahan Bantuan Air Bersih untuk Masyarakat Desa Penadaran

Gubug, Sabtu, 19 September 2026. Sebagai wujud kepedulian dan pengabdian kepada masyarakat, Pramuka Gugus Depan 16-127 / 16-128 Pangkalan MTs Yafalah dan Gugus Depan 16-153 / 16-154 melaksanakan kegiatan Karya Bakti Pramuka berupa penyaluran bantuan air bersih kepada masyarakat Desa Penadaran, Kecamatan Gubug, Kabupaten Grobogan.

Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian MTs dan MA Yafalah Ginggangtani Gubug Grobogan terhadap masyarakat yang membutuhkan air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Dalam kegiatan tersebut, Kepala MTs Yafalah, Kakak Anizar dan Kepala MA Yafalah, Kakak Rizki mengarahkan dan mengomando siswa-siswi yang tergabung dalam Pramuka, OSIS, dan Paskibra untuk turut berpartisipasi secara langsung dalam pendistribusian bantuan.

Kegiatan ini sekaligus menjadi sarana bagi peserta didik untuk mengamalkan nilai-nilai Satya dan Darma Pramuka. Para siswa belajar bahwa kepedulian tidak cukup hanya dengan kata-kata, tetapi harus diwujudkan melalui aksi dan pengabdian nyata.

Semoga bantuan air bersih ini dapat memberikan manfaat serta sedikit meringankan kebutuhan masyarakat Desa Penadaran.

“Pramuka Peduli, Pramuka Mengabdi.

Setetes Air, Sejuta Kepedulian.” (Rzk)

Kwartir Ranting Gerakan Pramuka Tawangharjo secara resmi membuka ajang Lomba Cepat Tepat (LCT) Pramuka Tahun 2026.

Upacara pembukaan berlangsung penuh khidmat dan antusias di MA Suniyyah Selo pada Senin pagi, 28 September 2026. Kegiatan seru ini diikuti o...