Senin, 17 Agustus 2026

Peringati HUT ke-81 RI, Pramuka Peduli Kwarran Toroh Kembali Salurkan Bantuan Kebakaran, Total Donasi Capai Rp18,3 Juta

TOROH – Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia, Gerakan Pramuka Kwartir Ranting (Kwarran) Toroh menunjukkan aksi nyata kepedulian sosial. Melalui tim Pramuka Peduli, bantuan kemanusiaan tahap kedua sebesar Rp15.875.000 disalurkan kepada Teguh Ariadi, korban musibah kebakaran rumah, pada Senin (17/8/2026).

Penyaluran ini merupakan tahap lanjutan setelah aksi tanggap darurat pertama yang dilaksanakan pada hari terjadinya musibah, Rabu (12/8/2026) lalu, di mana bantuan awal sebesar Rp2.500.000 telah diserahkan terlebih dahulu kepada korban. Dengan demikian, total bantuan yang dihimpun dan disalurkan oleh Pramuka Peduli Kwarran Toroh mencapai Rp18.375.000.

Penyerahan bantuan tahap kedua tersebut dilakukan secara langsung oleh Ketua Tim Pramuka Peduli Kwarran Toroh, Kak Suwarto, bersama jajaran anggota tim relawan.

Dana bantuan sebesar Rp15.875.000 pada tahap kedua ini berhasil dihimpun dari aksi penggalangan dana sukarela yang melibatkan anggota Pramuka, relawan, dan masyarakat umum. Penggalangan donasi dibuka sejak terjadinya kebakaran akibat arus pendek listrik pada 12 Agustus 2026 dan resmi ditutup pada 17 Agustus 2026 pukul 10.00 WIB.

Wujud Pertanggungjawaban Moral

Ketua Tim Pramuka Peduli Kwarran Toroh, Kak Suwarto, menyampaikan bahwa penyaluran donasi tepat di Hari Kemerdekaan ini menjadi momentum untuk mempererat semangat gotong royong dan kepedulian antarsesama.

 "Bantuan ini merupakan bentuk doa dan kepedulian para anggota Pramuka, relawan, dan masyarakat umum yang dihimpun secara sukarela sejak 12 Agustus lalu dan ditutup pagi ini 17 Agustus 2026 pukul 10.00. Gerakan Pramuka Kwarran mengucapkan terima kasih atas partisipasi anggota maupun relawan semuanya. Hari ini kita sampaikan sebagai bentuk pertanggungjawaban moral kepada pemberi amanah, kepada Kak Teguh Ariadi," ungkap Kak Suwarto.

Aksi sosial ini diharapkan dapat meringankan beban ekonomi korban dalam merenovasi kediamannya pascamusibah, sekaligus menguatkan jiwa kedermawanan serta jiwa Dasa Darma seluruh anggota Pramuka di wilayah Kwarran Toroh.

Sabtu, 15 Agustus 2026

Penggalang Pintar Warnai Jambore Ranting Karangrayung 2026, Asah Pengetahuan dan Kekompakan Pramuka

Sebanyak 64 regu Pramuka Penggalang dari berbagai Gugus Depan se-Kwartir Ranting Karangrayung mengikuti Jambore Ranting (Jamran) Karangrayung Tahun 2026 yang berlangsung selama tiga hari, 12–14 Agustus 2026, di Lapangan Desa Nampu, Kecamatan Karangrayung.

Kegiatan yang mengusung tema “Bersaudara, Berbudaya, Berbakti, Berkreasi” (BERAKSI) tersebut diikuti 34 regu putra dan 30 regu putri menjadi wadah bagi anggota Pramuka Penggalang untuk mempererat persaudaraan, mengembangkan karakter, meningkatkan keterampilan kepramukaan, menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat, serta menyalurkan kreativitas.

Disampaikan oleh Kak Agus Hery Susanto, Ketua Kwartir Ranting Karangrayung, peserta mengikuti berbagai aktivitas kepramukaan dan pembinaan karakter, antara lain anjangsana, permainan besar, outbound, apel, olahraga, ibadah, korve, pentas seni, pionering, Penggalang Pintar, penjelajahan, malam api unggun, hingga malam Inagurasi. 

Para pembina pendamping juga mengikuti Gelang Ajar yang memberikan pembelajaran mengenai manajemen pengelolaan latihan Pramuka di Gugus Depan.

Keseruan kegiatan yang digelar di Jambore Ranting Karangrayung membuat para peserta bersemangat dalam mengikuti kegiatan. Salah satu kegiatan yang menantang adalah Pramuka Penggalang Pintar, Dimana masing masing regu diuji kebolehannya tentang pengetahuan dan keterampilan dasar Pramuka Penggalang. Dengan materi yang meliputi kepramukaan diantaranya sejarah Gerakan Pramuka, Lambang, motto, dan kode kehormatan Pramuka dan pengetahuan umum tentang Pancasila dan UUD 1945, Wawasan kebangsaan, Sejarah Indonesia dan juga ketrampilan kepramukaan.

Rangkaian kegiatan kemudian diakhiri dengan Upacara Hari Pramuka dan Penutupan Jambore pada 14 Agustus 2026. 

Meski perkemahan berakhir, semangat BERAKSI diharapkan tetap dibawa pulang. Persaudaraan, budaya disiplin, kepedulian terhadap sesama dan lingkungan, serta kreativitas diharapkan terus diterapkan peserta di Gugus Depan dan dalam kehidupan sehari-hari.

Jambore Ranting Karangrayung 2026 tidak sekedar perkemahan, diharapkan menjadi tempat belajar, berkarya, dan mengabdi untuk membentuk Pramuka yang siap bersaudara, berbudaya, berbakti, dan terus berkreasi “ pungkas Kak Agus Hery.

Karnaval Budaya Jambore Tegowanu, Suguhkan Hiburan Ke Masyarakat

Perhelatan Jambore XIII Kwartir Ranting Tegowanu Tahun 2026 yang berlangsung tanggal 12-14 Agustus 2026 di Lapangan Desa Tegowanu Kulon sangat meriah. 

Pertemuan Pramuka Penggalang se-Kecamatan Tegowanu ini diikuti sebanyak 660 Pramuka Penggalang dari pangkalan Gugus Depan SD dan SMP di Tegowanu sebagai bagian rangkaian peringatan Hari Pramuka ke 65.

Disampaikan oleh Kak Ali Sadikin, Pengurus Kwartir Ranting Tegowanu kegiatan yang berlangsung selama tiga hari ini dubuka oleh Kak Parjiyo, Ketua Kwartir Ranting Tegowanu.

Pertemuan Pramuka Penggalang ini mengangkat semangat Tegowanu Hebat yaitu Pramuka yang Harmonis, Edukatif, Berkarakter. Aktif dan Tangguh. 

Selain kegiatan Kepramukaan, Jambore Ranting XIII Tegowanu juga memberikan hiburan tersendiri bagi masyarakat, ratusan Pramuka Penggalang ini dengan didampingi oleh para Pembina pendamping, masing-masing kontingen dengan berbagai macam ragam kostum menampilkan seni dan budaya nusantara, melakukan pawai karnaval di jalan desa. Masyarakat sanggat antusias menyambut dengan hangat dengan aksi pawai karnaval ini.

Keliling Hutan, Serunya Penjelajahan Jambore Ranting Pulokulon

Pemandangan tersebut terlihat di Bumi Perkemahan Sendang Coyo, Desa Mlowokarangtalun, Kecamatan Pulokulon, Kabupaten Grobogan, sebanyak 83 regu Pramuka Penggalang dari Gugus Depan pangkalan SD/MI, SMP/MTs di Kwartir Ranting (Kwarran) Pulokulon mengikuti kegiatan Jambore Ranting (Jamran) XVII Tahun 2026 yang berlangsung selama tiga hari, mulai Kamis hingga Sabtu, 13–15 Agustus 2026.

Disampaikan oleh Ketua Kwartir Ranting Pulokulon, Kak Arif Adiwibowo, Jambore Ranting Pulokulon mengusung tema "Kolaborasi untuk Membangun Negeri" serta motto "Satyaku kudharmakan, Dharmaku kubaktikan, ajang perkemahan akbar ini menjadi wadah strategis dalam pengembangan diri peserta didik. Kegiatan dititikberatkan pada pembinaan mental, spiritual, fisik, intelektual, hingga sosial, baik sebagai individu maupun sebagai warga masyarakat.

Selaras dengan Prinsip Dasar Kepramukaan dan Metode Kepramukaan, kegiatan dilaksanakan secara beregu, di alam terbuka, menarik dan menantang, para peserta Jambore Ranting mengikuti kegiatan penjelajahan dan halang rintang sebagai ajang uji ketahanan fisik dan kecakapan mental dengan rute di tengah kawasan hutan dengan melalui serangkaian pos kecakapan dan ketrampilan mulai dari semaphore, morse, menaksir tinggi, peta panorama, pertolongan pertama (PP), dan juga pengetahuan umum kepramukaan.

Selain kegiatan penjelajahan dan halang rintang, dilaksanakan pula kegiatan seni budaya dan kehumasan, pioneering dan K3 Perkemahan.

Lebih lanjut disampaikan oleh Ketua Kwartir Ranting Pulokulon, bahwa dengan dilaksanakan kegiatan yang beragam, peserta diharapkan mampu merasakan, mempelajari, dan mendalami nilai-nilai Dasa Darma secara langsung di lapangan sebagai bekal pembentukan karakter bangsa.

Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari ini dibuka oleh Kak Sudarmoyo, Camat Pulokulon, Ketua Majelis Pembimbing Gerakan Pramuka (Kamabiran) Pulokulon.

Jumat, 14 Agustus 2026

PERINGATI HARI PRAMUKA KE 65, KWARCAB GROBOGAN LAKSANAKAN SARASEHAN DAN POTONG TUMPENG

Grobogan, 14 Agustus 2026 – Memperingati Hari Pramuka ke-65, Kwartir Cabang (Kwarcab) Grobogan menggelar kegiatan sarasehan yang dilaksanakan dengan penuh kehangatan dan acara potong tumpeng sebagai bentuk tasyakuran dalam peringatan Hari Pramuka ke-65 ini. 

Momen sakral ini menjadi sangat istimewa karena menjadi jembatan emosional yang terjadi antar-generasi. Kwarcab Grobogan secara khusus mengundang para purna pengurus terdahulu dan tokoh-tokoh yang telah mendedikasikan hidupnya demi kemajuan Gerakan Pramuka di Grobogan.

Sebagai bentuk penghormatan, Ketua Kwarcab Grobogan memberikan penghargaan setinggi-tingginya serta ucapan terimakasih yang sangat banyak atas jasa dan dedikasi luar biasa yang telah mereka torehkan selama ini. Namun, daya tarik utama dari acara ini terletak pada simbolisasi estafet kepemimpinan yang begitu kuat. Kehadiran anggota muda dari Dewan Kerja Cabang (DKC) Grobogan membuktikan bahwa kaderisasi di tubuh Gerakan Pramuka Grobogan tetap hidup dan berjalan dinamis. 

Puncak emosional terjadi saat prosesi potong tumpeng. Potongan tumpeng pertama tidak hanya diberikan kepada perwakilan purna pengurus Gerakan Pramuka Kwarcab Grobogan sebagai simbol rasa hormat, tetapi juga diserahkan kepada Sekretaris DKC Grobogan sebagai perwakilan anggota muda juga. 

Prosesi ini menjadi bukti nyata komitmen Gerakan Pramuka Kwarcab Grobogan dalam menjaga keberlanjutan organisasi. Melalui simbol potongan tumpeng tersebut, tongkat estafet perjuangan dan nilai-nilai kepanduan resmi diteruskan dari generasi senior kepada tunas-tunas muda yang siap membawa Gerakan Pramuka Grobogan melompat lebih tinggi di masa depan.

GELORAKAN SEMANGAT, 1.960 ANGGOTA PRAMUKA GROBOGAN SUKSESKAN PERINGATAN HARI PRAMUKA KE-65

Grobogan, 14 Agustus 2026 — Suasana khidmat dan penuh semangat membara menyelimuti Alun-alun Purwodadi pada Jumat (14/8/2026). Sebanyak 1.960 anggota Pramuka berbaris rapi mengikuti Upacara Peringatan Hari Pramuka ke-65 yang diselenggarakan oleh Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Grobogan.

Bupati Grobogan sekaligus Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Kamabicab) Grobogan, Kakak Setyo Hadi, bertindak langsung sebagai Inspektur Upacara dalam peringatan bersejarah ini.

Defile memukau awali jalannya upacara peringatan hari pramuka tahun ini sudah terasa sejak awal acara, para peserta berjalan memasuki lapangan upacara dengan derap langkah tegap dan penuh percaya diri.

Para peserta yang berjumlah 1.960 orang ini merupakan perwakilan dari berbagai pangkalan tingkat SD/MI sederajat, SMP/MTs sederajat, dan SMA/SMK/MA sederajat di lingkup Kwarran Purwodadi.

Atribut yang rapi, variasi formasi yang kreatif, serta kekompakan yang ditunjukkan tiap pangkalan saat defile berhasil memukau panggung kehormatan dan masyarakat yang memadati sekitar Alun-alun Purwodadi.

Upacara kali ini terasa makin istimewa dengan digelarnya prosesi penganugerahan tanda penghargaan Gerakan Pramuka atas dedikasi dan pengabdian para anggota serta pembina di lingkungan Kwarcab Grobogan.

Tanda penghargaan yang disematkan meliputi lencana darma bakti kepada unsur Majelis Pembimbing Cabang atas kontribusi dan sumbangsih besarnya bagi kemajuan Gerakan Pramuka. Sedangkan Lencana Pancawarsa & Lencana Karya Bakti disematkan kepada para Andalan Cabang atas kesetiaan, keaktifan, serta penanggulangan bencana/pengabdian masyarakat secara terus-menerus.

Lencana Pramuka Teladan diberikan kepada anggota muda Pramuka Kwarcab Grobogan yang telah menunjukkan sikap, perilaku, dan prestasi terpuji.

Dalam amanatnya, Kamabicab Grobogan, Kak Setyo Hadi, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kedisiplinan dan antusiasme seluruh peserta. Beliau menekankan pentingnya peran Gerakan Pramuka dalam membentuk karakter generasi muda yang berjiwa Pancasila, tangguh, dan siap membangun daerah.

"Pramuka bukan sekadar pakaian seragam cokelat, melainkan wujud nyata karakter, kedisiplinan, dan kepedulian terhadap sesama. Semangat yang ditunjukkan adik-adik dalam defile dan upacara hari ini adalah bukti bahwa masa depan Grobogan ada di tangan yang tepat," ujar Kak Setyo Hadi.

Momen yang paling ditunggu-tunggu oleh para peserta adalah pengumuman Kejuaraan Defile Terbaik. Suasana berubah riuh penuh kegembiraan saat piala kejuaraan diserahkan secara langsung di tengah rangkaian upacara kepada pangkalan-pangkalan yang berhasil menampilkan performa defile paling memukau dan kompak. Juara defile siaga dari SD 2 Purwodadi sebagai juara 1, disusul SD Islamic sebagai juara dan SD 12 Purwodadi juara 3. Sedangkan golongan penggalang dari SMPN 3 Purwodadi juara 1, SMPN 1 Purwodadi juara 2, dan SMPN 5 Purwodadi juara 3.

Juara 1 golongan penegak dari SMAN 1 Purwodadi, juara 2 SMK Pancasila, dan SMKN 2 Purwodadi juara 3.

Rangkaian Upacara Peringatan Hari Pramuka ke-65 Kwarcab Grobogan ini berjalan lancar, tertib, dan ditutup dengan sesi foto bersama serta ucapan selamat kepada para pemenang kejuaraan defile.

Kamis, 13 Agustus 2026

Kwarran Tawangharjo Menggelar Ulang Janji Pramuka ke-65

Tawangharjo, Kwartir Ranting (Kwarran) Tawangharjo menggelar Renungan Ulang Janji Pramuka ke-65 di Halaman Korwilcam Tawangharjo, Kamis (13/8/2026). Kegiatan yang diikuti pengurus Kwartir Ranting Tawangharjo, Kamabigus Se-Kwarran Tawangharjo (SD, MI, MTs, SMP, SMK, MA), Perwakilan Pembina dari Pangkalan Se-Kwarran Tawangharjo serta Dewan Kerja Ranting (DKR) Tawangharjo sebagai momentum untuk bersatu padu, bergotong royong, dan bersinergi memajukan Gerakan Pramuka di wilayah Tawangharjo, sehingga Pramuka semakin dicintai, semakin relevan dengan perkembangan zaman, dan semakin berperan nyata dalam pembangunan karakter generasi muda Indonesia.

Dalam sambutannya, Ka Kwarran Tawangharjo Kak Suhartoyo berpesan kepada seluruh anggota gerakan pramuka di penjuru Tanah Air, termasuk kita yang berada di Kwartir Ranting 08 Tawangharjo, secara serentak melaksanakan Upacara Ulang Janji Pramuka. Upacara ini bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum sakral bagi setiap anggota Pramuka untuk kembali meneguhkan dan memperbarui janji sucinya, yaitu Trisatya, serta memperbaharui tekad untuk mengamalkan Dasadarma dalam kehidupan sehari-hari.

Enam puluh lima tahun sudah Gerakan Pramuka mengabdi kepada bangsa dan negara, membina generasi muda Indonesia agar memiliki kepribadian yang beriman, bertakwa, berakhlak mulia, berjiwa patriotik, taat hukum, disiplin, menjunjung tinggi nilai-nilai luhur bangsa, serta memiliki kecakapan hidup sebagai kader bangsa. Perjalanan panjang ini telah melahirkan jutaan kader-kader terbaik bangsa yang tersebar di berbagai bidang kehidupan.

Melalui Ulang Janji Pramuka ini, marilah kita renungkan kembali makna Trisatya yang telah kita ikrarkan: menjalankan kewajiban kepada Tuhan Yang Maha Esa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia serta mengamalkan Pancasila; menolong sesama hidup dan mempersiapkan diri membangun masyarakat; serta menepati Dasadarma. Ikrar ini bukan hanya untaian kata, melainkan komitmen moral yang harus tercermin dalam setiap sikap dan perbuatan kita sehari-hari, baik di lingkungan keluarga, sekolah, gugus depan, maupun masyarakat.

Peringati HUT ke-81 RI, Pramuka Peduli Kwarran Toroh Kembali Salurkan Bantuan Kebakaran, Total Donasi Capai Rp18,3 Juta

TOROH – Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia, Gerakan Pramuka Kwartir Ranting (Kwarran) Toroh menunjukkan aksi nyata...